Akurat Logo

Apa Itu Trauma Bonding? Istilah yang Sering Muncul dalam Kasus Hubungan Bermasalah

Putri Chandra | 23 Juni 2026, 15:00 WIB
Apa Itu Trauma Bonding? Istilah yang Sering Muncul dalam Kasus Hubungan Bermasalah
Ilustrasi, trauma bonding. (magnific)

AKURAT.CO Trauma bonding adalah kondisi psikologis yang membuat seseorang tetap terikat secara emosional dengan pasangan yang sering menyakiti atau memperlakukannya dengan tidak baik.

Dalam hubungan seperti ini, korban tidak hanya mengalami luka emosional, tetapi juga terjebak dalam siklus hubungan yang tidak stabil antara perlakuan buruk dan momen-momen manis yang sesekali muncul.

Hal inilah yang membuat banyak orang sulit untuk benar-benar pergi, meskipun mereka sadar bahwa hubungan tersebut tidak sehat.

Untuk memahami lebih dalam, berikut penjelasan mengenai trauma bonding, ciri-ciri, dampak, dan penyebabnya.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Lelah setelah Cetak Rekor, Lionel Messi Tak Ingat Gol Favoritnya


Apa Itu Trauma Bonding?

Trauma bonding adalah kondisi ketika seseorang merasa sangat terikat secara emosional dengan orang yang justru sering menyakiti, memanipulasi, atau memperlakukan dirinya dengan buruk.

Secara sederhana, trauma bonding terjadi ketika hubungan dipenuhi oleh siklus antara perlakuan buruk dan perlakuan baik.

Setelah terjadi pertengkaran, penghinaan, atau manipulasi, pelaku biasanya akan meminta maaf, bersikap manis, menunjukkan perhatian, atau memberikan harapan bahwa semuanya akan berubah. Momen-momen positif inilah yang membuat korban tetap bertahan dan sulit melepaskan diri.

Akibatnya, korban sering merasa bingung karena di satu sisi mereka sadar hubungan tersebut menyakitkan, tetapi di sisi lain mereka merasa sangat sulit meninggalkan pasangan atau orang yang menyakitinya.

Baca Juga: Pengguna LRT Jabodebek Naik 23 Persen, Perbaikan Fasilitas Dikebut


Ciri-ciri Trauma Bonding

  • Sulit meninggalkan hubungan meskipun sering disakiti.

  • Selalu memberi kesempatan berulang kali kepada pelaku.

  • Membela atau mencari alasan untuk membenarkan perilaku buruk pasangan.

  • Lebih mengingat momen-momen baik dibandingkan perlakuan buruk yang dialami.

  • Merasa cemas, sedih, atau kehilangan arah ketika mencoba menjauh dari pelaku.

  • Berharap pasangan akan berubah meskipun tidak ada bukti perubahan yang nyata.


Dampak Trauma Bonding

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.