Susun RPJMN 2025-2029, Kepala Bappenas Arahkan Kebijakan Kewilayahan Dan Sarpras

AKURAT.CO Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa tengah fokus menyusun strategi pembangunan transformatif dan agenda pembangunan dalam rapat kerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Kemudian Suharso menjelaskan salah satu prioritas dalam penyusunan tersebut dengan penajaman arah kebijakan kewilayahan dan dukungan sarana prasarana (sarpras), sebagai respons atas hasil evaluasi yang menyatakan 2/3 kebijakan daerah masih belum sesuai dengan perencanaan pusat.
Sebagai upaya memastikan kesinambungan perencanaan dan pelaksanaan di wilayah serta dukungan sarana prasarana tersebut, Kementerian PPN/Bappenas telah menerapkan manajemen risiko pembangunan nasional sebagai amanat dari Peraturan Presiden (Perpres) No.39 Tahun 2023 tentang manajemen risiko pembangunan nasional.
Baca Juga: Bappenas Beberkan 5 Industri Prioritas Dalam RPJMN 2025 - 2045
“Risk appetite itu harus kita tentukan. Risiko itu semakin besar ketika uncertainty domain juga semakin besar, maka kita harus mengecilkannya dengan memperbanyak data dan informasi di isu yang kita tentukan risikonya,” kata Menteri Suharso dikutip dari keterangan resmi, Kamis (23/11/2023).
Menurutnya, kebijakan pembangunan wilayah ini menjadi landasan bagi penyusunan RPJMN 2025-2029 dan akan menjadi dokumen perihal perencanaan pembangunan yang menjadi bagian Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2044 yang mengusung visi Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan.
Sehingga, Suharso mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian PPN/Bappenas untuk merencanakan pembangunan nasional dengan menggunakan pendekatan Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial (THIS).
“Silakan tentukan game changer-nya, ketika nanti diturunkan ke Major Project, hitungannya harus socio-economic viability. Itu yang kita kejar, itu kekuatan Bappenas, harus benar-benar menggunakan THIS,” ungkap Menteri PPN/Bappenas.
Deskripsi: dalam penyusunan RPJMN 2025-2029, Suharso fokus dalam penajaman arah kebijakan kewilayahan dan dukungan sarana prasarana (sarpras).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










