Ini Alasan Fed Lebih Favoritkan Inflasi PCE Ketimbang CPI Untuk Patokan Kebijakan Moneter AS

AKURAT.CO Ada dua indeks harga yang berbeda yang populer untuk mengukur inflasi, indeks harga konsumen (CPI) atau IKH dari Biro Statistik Tenaga Kerja dan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) dari Biro Analisis Ekonomi.
Masing-masing dibuat untuk kelompok barang dan jasa yang berbeda, terutama ukuran utama (headline) dan ukuran inti atau core (yang tidak termasuk harga makanan dan energi). Manakah yang memberi Fed, Bank Sentral AS gambaran tingkat inflasi aktual yang dihadapi konsumen?
President and CEO of the Federal Reserve Bank of St. Louis periode 2008-2023, James Bullard mengatakan untuk isu headline vs core, ia lebih memilih untuk fokus pada inflasi umum, yang diukur sebagai persentase perubahan indeks harga dari tahun lalu untuk memperhalus fluktuasi data.
Baca Juga: Indeks PCE AS Desember Pertama Kali Sentuh Level Bawah 3 Persen Sejak Maret 2021
Sementara ukuran utama mencoba untuk mencerminkan harga yang dibayar rumah tangga untuk berbagai macam barang, bukan hanya sebagian dari barang-barang tertentu. Oleh karena itu, inflasi umum dirancang untuk menjadi ukuran inflasi terbaik saat ini.
Di antara kedua indeks, CPI cenderung menunjukkan lebih banyak inflasi daripada PCE. Dari Januari 1995 hingga Mei 2013, tingkat rata-rata inflasi adalah 2,4% bila diukur dengan CPI utama dan 2% bila diukur dengan PCE utama.
Oleh karena itu, setelah menetapkan nilai kedua indeks tersebut sama sama 100 pada tahun 1995, CPI 7% lebih tinggi daripada PCE pada Mei 2013.
"Ukuran inflasi yang akurat penting bagi pemerintah federal AS dan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Federal Reserve, tetapi mereka berfokus pada ukuran yang berbeda," ujarnya dikutip Sabtu (27/1/2024).
Contohnya, pemerintah federal menggunakan IHK untuk membuat penyesuaian inflasi pada jenis tunjangan tertentu, seperti Jaminan Sosial.
Sebaliknya, FOMC berfokus pada inflasi PCE dalam proyeksi ekonomi kuartalannya dan juga menyatakan tujuan inflasi jangka panjangnya dalam hal PCE utama.
FOMC berfokus pada inflasi IHK sebelum tahun 2000.
Namun setelah melakukan analisis yang ekstensif, FOMC mengubahnya menjadi inflasi PCE untuk tiga alasan utama: bobot pengeluaran dalam PCE dapat berubah ketika orang mengganti beberapa barang dan jasa ke barang dan jasa lainnya, PCE mencakup cakupan barang dan jasa yang lebih komprehensif, dan data historis PCE dapat direvisi (tidak hanya faktor musiman).
Ditambahkan, mengingat bahwa kedua indeks tersebut menunjukkan tren inflasi yang berbeda dalam jangka panjang, memiliki satu ukuran pilihan yang digunakan oleh pemerintah federal dan FOMC mungkin tepat.
"Apa artinya jika ditentukan bahwa inflasi PCE adalah ukuran yang lebih baik untuk mengukur harga yang dihadapi konsumen (mengindikasikan, dengan demikian, bahwa CPI melebih-lebihkan tingkat inflasi yang sebenarnya)?," imbuh Bullard.
Dengan terus menggunakan IHK akan menyiratkan penyesuaian yang berlebihan terhadap inflasi dan, pada akhirnya, memberikan peningkatan manfaat yang nyata dari waktu ke waktu. Dalam skenario ini, manfaat harus disesuaikan dengan inflasi dengan menggunakan PCE.
Sebaliknya, jika ditentukan bahwa inflasi IHK adalah ukuran yang lebih baik (dan, oleh karena itu, PCE mengecilkan tingkat inflasi yang sebenarnya), maka FOMC harus menargetkan inflasi IHK dan bukan inflasi PCE.
FOMC menurut Bullard dengan hati-hati mempertimbangkan kedua indeks tersebut ketika mengevaluasi metrik mana yang akan ditargetkan dan menyimpulkan bahwa inflasi PCE adalah ukuran yang lebih baik.
"Dalam pandangan saya, headline PCE harus menjadi standar, karena itu harus secara konsisten digunakan untuk memperkirakan dan menyesuaikan inflasi. Meskipun mengadopsi sebuah ukuran standar mungkin tidak mudah, namun hal ini akan memberikan kejelasan kepada publik mengenai ukuran mana yang lebih akurat merefleksikan inflasi harga konsumen," ujar Bullard.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










