Akurat
Pemprov Sumsel

Bahlil Klaim Realisasi Investasi Jadi Salah Satu Pendorong Terbesar Pertumbuhan Ekonomi 2023

M. Rahman | 5 Februari 2024, 18:39 WIB
Bahlil Klaim Realisasi Investasi Jadi Salah Satu Pendorong Terbesar Pertumbuhan Ekonomi 2023

AKURAT.CO Menteri Investasi/ Kepala BKPM atau Badan Koordinasi Penanaman Modal, bahlil Lahadalia mengatakan realisasi investasi sepanjang tahun 2023 lalu mampu menjadi salah satu motor penggerak terbesar pertumbuhan ekonomi 2023. 

Menurutnya, realisasi investasi sebesar Rp1.417,8 triliun di sektor riil sepanjang tahun 2023 lalu, selain juga melampaui target Rp1.400 triliun tetapi juga mampu tumbuh di atas 4 hingga 5% secara tahunan.

"Peran investasi di pertumbuhan ekonomi, kita kontribusi kedua loh," ujar Bahlil ditemui di Kompleks Istana Presiden di Jakarta, Senin (5/2/2024).

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2023 Melambat ke 5,05 Persen, Ini Sebabnya

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk keseluruhan tahun 2023 sebesar 5,05%, melambat dibanding periode 2022 sebesar 5,31%.

Berdasarkan pengeluaran, investasi atau Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 4,4% dibanding tahun 2022 dan berkontribusi hingga 29,33% terhadap PDB 2023.

PMTB bersama konsumsi rumah tangga masih tercatat sebagai penyumbang terbesar PDB pada tahun 2023, dengan akumulasi kontribusi sebesar 82,51%.

Sebelumnya Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang 2023 mencapai Rp1.418,9 triliun dengan menyerap 1,82 juta tenaga kerja Indonesia. 

Menteri Investas/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, mengatakan penyerapan kerja di 2023 meningkat dibandingkan 2022 yang tercatat sebanyak 1,30 juta tenaga kerja. Bahkan, jumlah penyerapan tenaga kerja 2023 merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.

"Baru kali ini (tertinggi). Penyerapan lapangan kerja 1,8 juta lebih baru kali ini," ujar Bahlil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa