Menko Airlangga Sebut 7 Bulan Lagi RI Resmi Jadi Anggota OECD

AKURAT.CO Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, menyoroti prestasi Indonesia dalam rencana aksesi keanggotaan OECD. Hal itu disampaikannya dalam acara 'Rakernas Percepatandan Pra-Evaluasi PSN', di Hotel Park Hyatt, Jakarta, Selasa (14/5/2024).
"Apresiasi dari berbagai negara terhadap aksesi OECD Indonesia sangatlah membanggakan. Meski prosesnya masih panjang, kita harus optimis," paparnya.
Selain itu, ia mengungkapkan saat ini Indonesia mengajukan diri untuk menjadi anggota OECD, dengan proses yang diperkirakan memakan waktu tujuh bulan.
Baca Juga: 38 Negara Dukung Keanggotaan di OECD, Jokowi Harap RI Bisa Keluar dari Kelas Menengah
"Dibandingkan dengan negara-negara lain yang membutuhkan waktu lima tahun, ini adalah prestasi yang patut diapresiasi. Kita belajar dari pengalaman negara lain seperti Chili yang memerlukan empat tahun untuk proses yang serupa," ungkapya.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi). mengatakan Indonesia telah memperoleh dukungan dari 38 negara anggota Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) dalam upayanya untuk menjadi anggota tetap organisasi tersebut.
Serta, Jokowi secara terbuka menyatakan manfaat besar yang mungkin diraih Indonesia apabila diterima sebagai anggota resmi OECD. Presiden Jokowi menekankan bahwa keanggotaan Indonesia di OECD akan membuka pintu lebar-lebar bagi investasi dari investor-investor ternama di seluruh dunia.
Diharapkan, keanggotaan ini juga akan memberikan akses yang lebih mudah bagi Indonesia untuk terlibat dalam berbagai program yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga internasional yang tergabung di dalam OECD, yang pada gilirannya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia.
"Saat kita menjadi anggota, kita akan memiliki akses yang lebih baik tidak hanya ke investasi global, tetapi juga ke berbagai program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita," ujar Presiden Jokowi saat berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (14/5/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









