Menteri AHY Janjikan Kemudahan Investasi ke Diplomat RI di AS

AKURAT.CO Dalam rangkaian kunjungan kerja di Amerika Serikat, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan sosialisasi terkait kemudahan investasi melalui kepastian hukum hak atas tanah di Indonesia kepada para Diplomat Republik Indonesia yang bertugas di negeri tersebut.
Hal itu disampanya saat bersama dengan The Netherlands Cadastre di Washington DC pada Selasa (14/05/2024) waktu setempat.
"Kementerian ATR/BPN berperan dalam memberikan kepastian hukum terhadap setiap jengkal tanah yang ada di dalam negeri. Dengan kepastian hukum terhadap seluruh bidang tanah dinilai dapat memberikan kemudahan dalam berusaha," jelas Menteri AHY dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2024).
Baca Juga: AHY: Kepastian Hukum atas Tanah Tingkatkan Minat Investasi
Dalam kesempatan tersebut, Menteri AHY menekankan pentingnya kepastian hukum hak atas tanah dalam menarik minat investasi asing ke Indonesia.
"Dengan kepastian hukum hak atas tanah, ketika Bapak/Ibu (diplomat) jual peluang apa yang ada di Indonesia bisa dengan confident mengatakan please invest to Indonesia karena kita sudah punya segala kenyamanan dalam berinvestasi. Yang tadinya kita dianggap berbelit-belit, panjang prosesnya sudah tidak ada lagi," ujar AHY.
Upaya ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045, di mana seluruh elemen pemerintahan diharapkan bekerja semaksimal mungkin untuk mewujudkannya.
Salah satu langkah konkret yang sedang diupayakan Kementerian ATR/BPN adalah menuntaskan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sebuah program revolusioner besutan Presiden Joko Widodo yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum terhadap seluruh bidang tanah yang ada di Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Kedutaan Besar Indonesia untuk Amerika Serikat serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus melayani dengan profesionalisme dan berusaha menuju pelayanan kelas dunia.
"Setiap kita adalah humas, setiap kita adalah ambassador," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










