Bonus Demografi Jadi Beban Jika RI Cuma Jadi Pasar Produk Impor

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmat Gobel mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk yang sangat besar.
Maka dari itu, menurut Gobel, hal itu bisa menjadi kekuatan tersendiri bagi Indonesia apabila diberdayakan dengan sebaik-baiknya
"Jika tidak (diberdayakan), maka jumlah penduduk yang besar akan menjadi beban yang sangat besar pula," ujarnya melalui lansiran laman resmi DPR RI, Senin (20/5/2024).
Baca Juga: Bonus Demografi RI Beban atau Aset Pembangunan?
Dirinya mengungkapkan bahwa jumlah penduduk yang besar berarti ketersediaan tenaga kerja yang besar, apalagi Indonesia sedang berada dalam fase bonus demografi.
Hal ini berarti jumlah tenaga produktif sangat besar. Selain itu, jumlah penduduk yang besar berarti jumlah pasar yang besar.
Menurutnya, dengan jumlah penduduk yang besar ini membuat negara lain sangat menginginkan untuk menjadikan Indonesia sebagai target pasar mereka. Dengan semua cara, mereka pasti mau melakukannya.
"Jika pertahanan Indonesia mudah ditembus dan dibanjiri produk impor maka banyak kerugian yang menimpa Indonesia dan seperti memberi makan buaya yang kemudian mencabik-cabik kita sendiri. Ini namanya kebodohan yang berulang," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








