Harga Tiket Konser Taylor Swift Picu Kenaikan Inflasi Inggris
Demi Ermansyah | 16 Juli 2024, 12:06 WIB

AKURAT.CO Tur "Eras" milik Taylor Swift yang memecahkan rekor tersebut tampaknya telah memberikan tekanan pada inflasi di Inggris karena harga tiket yang melambung tinggi.
Diketahui, sebelumnya pangeran William dan kedua anaknya, Pangeran George dan Putri Charlotte, termasuk di antara wajah-wajah terkenal yang hadir di pertunjukan tersebut, yang berhasil menjual 640.000 tiket.
Namun, tur arena Swift ini diperkirakan memberikan dampak signifikan pada inflasi Inggris di bulan Juni, menempatkan Bank of England dalam posisi sulit di musim panas ini. Melansir dari DailyMail, Inflasi jasa, yang mencakup kategori seperti perhotelan, budaya, dan perumahan, diperkirakan turun menjadi 5,6% dari 5,7% di bulan Mei karena inflasi ini terus menurun secara perlahan menuju level target.
Baca Juga: Kala Fenomena Swiftconomics Guncang Asia Tenggara
Namun menurut Ekonom Senior Deutsche Bank, Sanjay Raja, inflasi musik live dapat meningkat hampir dua kali lipat menjadi sekitar 10% di bulan Juni dari 5,7% di bulan Mei, terutama didorong oleh harga tiket tur Swift. Menurut penelitian Barclays, penggemar Swift diperkirakan menghabiskan hampir GBP850 untuk menghadiri salah satu dari 15 konsernya di Inggris pada musim panas ini.
Bank of England (BoE) telah menekankan bahwa inflasi jasa dan kenaikan upah merupakan dua faktor utama yang mempengaruhi inflasi secara keseluruhan. Inflasi kembali ke target 2 persen BoE di bulan Mei, dan data ekonomi terbaru minggu depan akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai situasi keuangan negara ini setelah tiga tahun inflasi di atas target.
Para ekonom memperkirakan bahwa tingkat inflasi indeks harga konsumen akan bertahan pada atau mendekati 2% di bulan Juni. Data pasar tenaga kerja yang baru, yang akan dirilis pada hari Kamis, juga akan diperhatikan untuk melihat seberapa cepat kenaikan upah rata-rata di Inggris, terutama setelah upah minimum nasional naik di bulan April.
Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, mengatakan bahwa BoE memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 5,25% "untuk saat ini" pada bulan lalu karena BoE harus "memastikan bahwa inflasi akan tetap rendah".
Hal ini terjadi setelah para analis menyatakan bahwa Bank of England dapat menunda pemangkasan suku bunga hingga bulan September karena perekonomian Inggris terdorong oleh Eras Tour Taylor Swift.
Para penggemar Swift, yang dikenal dengan sebutan 'Swifties', diperkirakan akan meningkatkan perekonomian London sebesar 300 juta poundsterling karena ibu kota Inggris ini menjadi tuan rumah bagi lebih banyak pertunjukan Eras Tour dibandingkan kota-kota lain di dunia, dengan hampir 640.000 orang yang diperkirakan akan hadir dalam delapan tanggal tersebut.
Namun menurut Ekonom Senior Deutsche Bank, Sanjay Raja, inflasi musik live dapat meningkat hampir dua kali lipat menjadi sekitar 10% di bulan Juni dari 5,7% di bulan Mei, terutama didorong oleh harga tiket tur Swift. Menurut penelitian Barclays, penggemar Swift diperkirakan menghabiskan hampir GBP850 untuk menghadiri salah satu dari 15 konsernya di Inggris pada musim panas ini.
Bank of England (BoE) telah menekankan bahwa inflasi jasa dan kenaikan upah merupakan dua faktor utama yang mempengaruhi inflasi secara keseluruhan. Inflasi kembali ke target 2 persen BoE di bulan Mei, dan data ekonomi terbaru minggu depan akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai situasi keuangan negara ini setelah tiga tahun inflasi di atas target.
Para ekonom memperkirakan bahwa tingkat inflasi indeks harga konsumen akan bertahan pada atau mendekati 2% di bulan Juni. Data pasar tenaga kerja yang baru, yang akan dirilis pada hari Kamis, juga akan diperhatikan untuk melihat seberapa cepat kenaikan upah rata-rata di Inggris, terutama setelah upah minimum nasional naik di bulan April.
Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, mengatakan bahwa BoE memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 5,25% "untuk saat ini" pada bulan lalu karena BoE harus "memastikan bahwa inflasi akan tetap rendah".
Hal ini terjadi setelah para analis menyatakan bahwa Bank of England dapat menunda pemangkasan suku bunga hingga bulan September karena perekonomian Inggris terdorong oleh Eras Tour Taylor Swift.
Para penggemar Swift, yang dikenal dengan sebutan 'Swifties', diperkirakan akan meningkatkan perekonomian London sebesar 300 juta poundsterling karena ibu kota Inggris ini menjadi tuan rumah bagi lebih banyak pertunjukan Eras Tour dibandingkan kota-kota lain di dunia, dengan hampir 640.000 orang yang diperkirakan akan hadir dalam delapan tanggal tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









