Biden: Ekonomi AS Kian Pulih Usai Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Demi Ermansyah | 20 September 2024, 15:18 WIB

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat, Joe Biden menyampaikan bahwasanya saat ini para pebisnis dan konsumen seharusnya bisa lebih percaya diri dengan kondisi ekonomi AS, pernyataan tersebut disebutkan oleh Biden sehari setelah The Fed memangkas suku bunga.
Di mana dirinya melihat keputusan pangkas suku bunga oleh The Fed merupakan bukti bahwa kepemimpinannya berhasil memulihkan ekonomi pasca-pandemi sekaligus sebagai pertanda inflasi sudah mulai terkendali.
"Ini kabar baik buat konsumen karena harga rumah, mobil, dan lainnya bisa turun. Menurut saya, ini juga bagus buat ekonomi secara keseluruhan, karena pinjaman yang lebih murah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi," ucap Biden melalui lansiran Bloomberg, Jumat (20/9/2024).
"Ini kabar baik buat konsumen karena harga rumah, mobil, dan lainnya bisa turun. Menurut saya, ini juga bagus buat ekonomi secara keseluruhan, karena pinjaman yang lebih murah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi," ucap Biden melalui lansiran Bloomberg, Jumat (20/9/2024).
Baca Juga: Menkeu Sebut Pemangkasan Suku Bunga The Fed Positif Untuk Indonesia
Lebih lanjut Biden menjelaskan bahwasanya penurunan suku bunga ini menunjukkan bahwa setelah berkali-kali naik untuk meredam inflasi, The Fed akhirnya mulai menurunkannya lagi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.
"Tentu saja, ini adalah momen bagi para pelaku bisnis buat percaya diri, jadi mulailah investasi, rekrut karyawan, dan berkembang. Individu juga bisa lebih yakin buat beli rumah, mobil, mulai keluarga, atau bahkan buka bisnis baru," tegasnya.
Selain itu, Biden menyindir Trump dan Partai Republik yang mengkritik waktu keputusan The Fed yang berdekatan sama Hari Pemilu, dengan tuduhan main politik.
"Enggak seperti pendahulu saya, saya menghargai independensi The Fed. Sebab independensi itu penting buat ekonomi kita," kata Biden.
Lebih lanjut Biden menjelaskan bahwasanya penurunan suku bunga ini menunjukkan bahwa setelah berkali-kali naik untuk meredam inflasi, The Fed akhirnya mulai menurunkannya lagi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.
"Tentu saja, ini adalah momen bagi para pelaku bisnis buat percaya diri, jadi mulailah investasi, rekrut karyawan, dan berkembang. Individu juga bisa lebih yakin buat beli rumah, mobil, mulai keluarga, atau bahkan buka bisnis baru," tegasnya.
Selain itu, Biden menyindir Trump dan Partai Republik yang mengkritik waktu keputusan The Fed yang berdekatan sama Hari Pemilu, dengan tuduhan main politik.
"Enggak seperti pendahulu saya, saya menghargai independensi The Fed. Sebab independensi itu penting buat ekonomi kita," kata Biden.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








