Prabowo Boleh Bertangan Besi Asal Jangan Otoriter

AKURAT.CO Pergantian tongkat estafet kepemimpinan Indonesia dari Presiden Jokowi kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto tinggal menghitung jari, masa transisi ini menjadi sangat penting bagi keberlangsungan keseluruhan sektor di Indonesia terutama sektor Ekonomi.
"Nah, dalam konteks ini, penting bagi presiden untuk mendengarkan masukan dari tim ekonomi dan menterinya. Jika seorang presiden memutuskan untuk bertindak otoriter dan menolak mendengarkan masukan dari para ahli ekonomi, hal ini bisa berujung pada kebijakan yang tidak efektif," paparnya.
Kemudian, tambahnya, satu hal yang perlu ditekankan adalah bahwa ketegasan dalam hal eksekusi kebijakan memang diperlukan setelah semua masukan dipertimbangkan dengan baik. "Sebab permasalahan ekonomi tidak dapat diselesaikan oleh satu menteri atau satu lembaga saja. Kebijakan satu kementerian seringkali berkaitan erat dengan kebijakan kementerian lain, sehingga sinergi antar lembaga sangat diperlukan," ucapnya.
Presiden harus mampu menjadi pemimpin yang mensinergikan antar kementerian dan kebijakan. Walaupun Menko (Menteri Koordinator) bertanggung jawab dalam banyak hal, presiden tetap memegang peranan penting dalam memastikan setiap kebijakan bergerak ke arah yang sama dan saling mendukung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










