AKURAT.CO Pergantian tongkat estafet kepemimpinan Indonesia dari Presiden Jokowi kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto tinggal menghitung jari, masa transisi ini menjadi sangat penting bagi keberlangsungan keseluruhan sektor di Indonesia terutama sektor Ekonomi.
"Nah, dalam konteks ini, penting bagi presiden untuk mendengarkan masukan dari tim ekonomi dan menterinya. Jika seorang presiden memutuskan untuk bertindak otoriter dan menolak mendengarkan masukan dari para ahli ekonomi, hal ini bisa berujung pada kebijakan yang tidak efektif," paparnya.
Kemudian, tambahnya, satu hal yang perlu ditekankan adalah bahwa ketegasan dalam hal eksekusi kebijakan memang diperlukan setelah semua masukan dipertimbangkan dengan baik. "Sebab permasalahan ekonomi tidak dapat diselesaikan oleh satu menteri atau satu lembaga saja. Kebijakan satu kementerian seringkali berkaitan erat dengan kebijakan kementerian lain, sehingga sinergi antar lembaga sangat diperlukan," ucapnya.
Presiden harus mampu menjadi pemimpin yang mensinergikan antar kementerian dan kebijakan. Walaupun Menko (Menteri Koordinator) bertanggung jawab dalam banyak hal, presiden tetap memegang peranan penting dalam memastikan setiap kebijakan bergerak ke arah yang sama dan saling mendukung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










