Akurat
Pemprov Sumsel

Bos Emiten Berbagi Pandangan Soal Tantangan Ekonomi Global dalam CEO Networking 2024

Hefriday | 28 November 2024, 23:54 WIB
Bos Emiten Berbagi Pandangan Soal Tantangan Ekonomi Global dalam CEO Networking 2024

AKURAT.CO Dalam rangka memperingati 47 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyelenggarakan CEO Networking 2024.

Acara yang berlangsung pada Selasa (26/11/2024) di Raffles Hotel Jakarta ini mengusung tema “Navigating Global Market Forces and Technology Innovation for Sustainable Business” dan dihadiri oleh 500 peserta dari berbagai kalangan di pasar modal.

Acara ini bertujuan memberikan wawasan strategis kepada para Chief Executive Officer (CEO) perusahaan tercatat, manajer investasi, anggota bursa, serta pemangku kepentingan lainnya di pasar modal.

Dengan ketegangan geopolitik yang masih berlangsung dan perkembangan teknologi yang begitu pesat, CEO Networking 2024 diharapkan menjadi wadah kolaborasi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Acara dibuka dengan sambutan dari Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan. Selanjutnya, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, juga memberikan sambutan yang menyoroti pentingnya pasar modal dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Baca Juga: Analis Pasar Modal Akui Kompetensi Pandu Sjahrir, Bakal CEO Danantara Superholding BUMN

Keynote speech disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, Rosan Perkasa Roeslani. Dalam pidatonya, Rosan menekankan pentingnya peran pasar modal sebagai pilar pertumbuhan ekonomi yang mendukung agenda hilirisasi dan investasi jangka panjang.

Sesi diskusi panel menghadirkan pembicara internasional dan nasional yang membahas tema-tema strategis.

Director & Head of Corporate Accounts Microsoft, Kshitij Gopal, membuka diskusi dengan membahas pemanfaatan inovasi teknologi di tengah tantangan geopolitik. Ia menyoroti bagaimana perusahaan dapat menggunakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.

President Director PT Indika Energy Tbk, Arsjad Rasjid, mengupas manfaat penerapan praktik keberlanjutan dalam bisnis. Menurut Arsjad, keberlanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab sosial, tetapi juga strategi untuk memastikan profitabilitas jangka panjang.

Sesi ini juga menghadirkan Edward Park, Deputy Chief Executive Officer CITIC CLSA Group, yang memaparkan strategi investasi dalam menghadapi volatilitas pasar global. Diskusi ini dipandu oleh moderator profesional dan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif yang menggali lebih dalam pandangan para panelis.

Sesi Insight menampilkan Victor Hartono, Direktur Utama Djarum Foundation dan COO PT Djarum. Ia membahas transformasi bisnis dari generasi ke generasi, dengan fokus pada inovasi, keberlanjutan, dan pertumbuhan ekonomi digital. Menurut Victor, adaptasi terhadap teknologi digital dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) adalah kunci untuk menghadapi dinamika bisnis global.

CEO Networking 2024 juga menjadi forum untuk mempererat kolaborasi antar pelaku pasar modal. Para peserta, termasuk anggota asosiasi pasar modal dan pemangku kepentingan, berdiskusi tentang bagaimana pasar modal Indonesia dapat menghadapi tantangan global dan memanfaatkan peluang dari perkembangan teknologi.

Salah satu tujuan utama acara ini adalah mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Dengan membangun sinergi antara inovasi teknologi dan keberlanjutan, pasar modal diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif dan berwawasan lingkungan.

Dengan menghadirkan para narasumber yang kredibel dan diskusi yang relevan, CEO Networking 2024 berhasil memperkuat optimisme di kalangan pemimpin bisnis. Mereka diharapkan mampu merancang strategi yang efektif untuk menjawab tantangan global, sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan di pasar domestik.

Acara ini juga menegaskan komitmen Bursa Efek Indonesia, KPEI, dan KSEI dalam mendukung transformasi pasar modal Indonesia. Dengan terus beradaptasi terhadap dinamika global dan memanfaatkan inovasi teknologi, pasar modal Indonesia diharapkan mampu memainkan peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan regulator, CEO Networking 2024 menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi pasar modal Indonesia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan inovatif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa