Diisukan Bakal Lengserkan Powell, Trump: Saya Tak Melihat Urgensinya

AKURAT.CO Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa dirinya tidak akan berusaha mengganti Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, saat mulai menjabat pada Januari mendatang.
Dikala dirinya ditanya mengenai apakah Jerome Powell akan dilengserkan dari tahta The Fed atau tidak, Trump dengan santai menjawab bahwasanya tidak ada urgensinya untuk menggantinya, meskipun ketegangan antar Powell dan Trump masih memanas.
“Tidak, saya rasa tidak. Saya tidak melihat urgensinya, sebab saya berfikir jika saya yang memerintahkannya (untuk pergi) kemungkinan dia akan keluar, namun apabila saya memintanya untuk keluar, tentu saja dia tidak akan mau,” ucap Trump melalui lansiran Reuters, Senin (9/12/2024).
Baca Juga: Menanti Pidato Jerome Powell di Jumat Agung
Seperti yang diketahui, Trump sebelumnya berkampanye dengan janji untuk menurunkan suku bunga hipotek dan biaya pinjaman lainnya bagi rumah tangga AS, yang tentunya dirinya akan kembali berselisih dengan Powell, seperti yang terjadi pada masa jabatan pertamanya, terkait kebijakan suku bunga.
Apalagi dengan berbagai wacana Trump untuk menerapkan tarif secara menyeluruh juga dapat memperumit upaya The Fed menjaga inflasi tetap terkendali. Bahkan bulan lalu, Powell menyatakan bahwa dirinya menolak meninggalkan jabatannya sebelum waktunya jika Trump mencoba memecatnya.
Powell menegaskan bahwa mencopotnya, atau anggota Dewan Gubernur The Fed lainnya, sebelum masa jabatan berakhir adalah “tindakan yang melanggar Undang-undang”
Sebagai informasi, Trump menunjuk Powell yang merupakan mantan eksekutif ekuitas swasta dan anggota Partai Republik, sebagai Ketua The Fed pada awal 2018 untuk menggantikan Janet Yellen, yang kemudian menjadi Menteri Keuangan Presiden Joe Biden. Biden kemudian menunjuk kembali Powell untuk masa jabatan saat ini.
Namun, hubungan antara Trump dan Powell memburuk, dengan Trump yang sering mengkritik The Fed dan Powell selama masa jabatan pertamanya. Pada akhir 2018, Trump secara pribadi membahas kemungkinan untuk memberhentikan Powell karena kecewa atas keputusan The Fed menaikkan suku bunga, dan secara terbuka menentang kenaikan suku bunga tersebut.
Tak sampai disitu saja, Trump juga mengkritik Powell pada awal 2020 saat awal pandemi COVID-19, dengan mengatakan bahwa Powell telah membuat beberapa keputusan buruk dan mengklaim bahwa Trump memiliki hak untuk mencopotnya.
Kritik Trump terhadap The Fed selama masa jabatannya mematahkan tradisi puluhan tahun di mana presiden umumnya menghindari campur tangan langsung terhadap bank sentral.
Awal tahun ini, Trump mengatakan bahwa ia merasa seharusnya memiliki suara dalam keputusan The Fed, menunjukkan minatnya untuk mengganggu independensi lembaga tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









