Ketidakpastian Ekonomi Tinggi, ECB Galau Soal Suku Bunga
Demi Ermansyah | 8 Februari 2025, 16:44 WIB

AKURAT.CO Suku bunga netral selalu menjadi perdebatan dalam dunia ekonomi. Bank Sentral Eropa (ECB) baru-baru ini memperkirakan kisaran suku bunga netral berada di antara 1,75% hingga 2,25%.
Artinya, jika ECB memangkas suku bunga deposito yang saat ini berada di 2,75% sebanyak dua kali dengan masing-masing 25 basis poin, maka suku bunga bisa mencapai titik yang dianggap "netral."
Namun, apakah suku bunga netral ini benar-benar dapat menjadi panduan bagi kebijakan moneter? Mengutip dari laman reuters, para ekonom ECB sendiri mengingatkan bahwa suku bunga netral hanyalah sebuah konsep teoritis.
Namun, apakah suku bunga netral ini benar-benar dapat menjadi panduan bagi kebijakan moneter? Mengutip dari laman reuters, para ekonom ECB sendiri mengingatkan bahwa suku bunga netral hanyalah sebuah konsep teoritis.
Baca Juga: Strategi ECB Pangkas Suku Bunga ke Depan
Mengacu kepada buletin ekonomi terbaru yang dikeluarkan oleh ECB, para peneliti menegaskan bahwa meskipun estimasi ini berguna untuk komunikasi kebijakan moneter, ia tidak bisa dijadikan ukuran pasti.
Banyak faktor yang mempengaruhi efektivitas kebijakan suku bunga. Dimana menurut Kepala Ekonom ECB, Philip Lane menilai bahwa fokus pada suku bunga netral justru bisa menyesatkan karena faktor ekonomi yang selalu berubah.
"Suku bunga netral sebetulnya hanyalah sebagai konsep analisis daripada target kebijakan yang harus dicapai," ucapnya.
Banyak faktor yang mempengaruhi efektivitas kebijakan suku bunga. Dimana menurut Kepala Ekonom ECB, Philip Lane menilai bahwa fokus pada suku bunga netral justru bisa menyesatkan karena faktor ekonomi yang selalu berubah.
"Suku bunga netral sebetulnya hanyalah sebagai konsep analisis daripada target kebijakan yang harus dicapai," ucapnya.
Tentunya dari ketidakpastian terkait suku bunga netral tersebut membuat pelaku pasar harus lebih fleksibel dalam menyesuaikan strategi mereka. Investor dan analis cenderung memperkirakan bahwa ECB akan berhenti memangkas suku bunga di sekitar angka 2%.
Namun, dengan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, inflasi yang berfluktuasi, serta kebijakan suku bunga di AS dan negara lainnya, angka ini mungkin masih akan mengalami perubahan.
Namun, dengan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, inflasi yang berfluktuasi, serta kebijakan suku bunga di AS dan negara lainnya, angka ini mungkin masih akan mengalami perubahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








