Dolar AS Makin Perkasa di Tengah Gonjang-ganjing Tarif Impor Trump

AKURAT.CO Ditengah kepanikan pasar akibat kebijakan tarif impor Presiden AS Donald Trump, dolar AS justru semakin menunjukkan taringnya sebagai aset safe haven.
Dikutip dari laman bloomberg, disebutkan bahwa indeks Dolar AS melonjak ke 107,42, melanjutkan kenaikan 0,8% yang terjadi sehari sebelumnya. Penguatan ini terjadi seiring aksi jual besar-besaran di aset berisiko seperti kripto dan mata uang lain, yang membuat investor lebih memilih dolar sebagai tempat berlindung.
Menurut Analis dari Bank of Singapura, Sim Moh Siong menilai ketidakpastian yang muncul akibat kebijakan tarif membuat pasar mencari aset yang lebih aman.
“Jika tarif benar-benar berlaku pada April, dolar AS bisa terus menguat,” ujarnya.
Baca Juga: Kebijakan Pertama Menkeu AS, Dollar Kuat Perang Dagang Berjalan
Namun, meski sedang naik, dolar AS sebenarnya masih berada dalam jalur pelemahan bulanan lebih dari 1%. Ini merupakan kinerja terburuk sejak Agustus 2024 akibat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga lebih banyak tahun ini karena data ekonomi AS yang kurang memuaskan.
Sementara itu, Poundsterling (GBP) turun tipis 0,17% ke USD1,2580, tetapi masih mencatat kenaikan bulanan 1,6%, terbaik dalam lima bulan terakhir. Pound didukung ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) tidak akan menurunkan suku bunga seagresif bank sentral lainnya.
Sedangkan Yen Jepang (JPY) juga melemah 0,1% ke 149,91 per dolar, tetapi masih naik 3,5% sepanjang Februari, mencetak kenaikan bulanan terbaik sejak Juli 2024.
Inflasi inti di Tokyo yang tetap di atas target 2% Bank of Japan (BoJ) meningkatkan spekulasi bahwa BoJ bisa menaikkan suku bunga lagi tahun ini.
Dengan kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, dolar AS kemungkinan akan terus menjadi pilihan utama investor sebagai aset lindung nilai dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









