Akurat
Pemprov Sumsel

Ekonomi RI Penuh Tantangan, Luhut: Komunikasi Efektif dan Rumuskan Masalah dengan Baik

Demi Ermansyah | 24 Maret 2025, 17:35 WIB
Ekonomi RI Penuh Tantangan, Luhut: Komunikasi Efektif dan Rumuskan Masalah dengan Baik
 
AKURAT.CO Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menggelar pertemuan dengan investor lokal untuk membahas kondisi ekonomi terkini. 
 
Dalam pertemuan ini, Luhut ingin mendengar langsung tantangan yang dihadapi pelaku usaha dan menangkap harapan mereka terhadap kebijakan pemerintah.  
 
"Saya percaya komunikasi yang efektif dapat membantu dalam merumuskan masalah dengan baik," ujar Luhut melalui akun Instagram pribadinya, Senin (23/3/2025).  
 
Luhut menyoroti kondisi global yang masih penuh ketidakpastian akibat volatilitas pasar, ketegangan geopolitik, dan fluktuasi harga komoditas.
 
Dirinya mengakui bahwa daya saing Indonesia sebagai negara berkembang mengalami tantangan besar dalam satu dekade terakhir.  
 
 
"Kita harus jujur melihat kondisi ini sebagai sinyal untuk memperbaiki ekosistem investasi," tambahnya.  
 
Dalam pertemuan tersebut, Luhut menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan deregulasi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih sehat. Penyederhanaan aturan dinilai sebagai langkah krusial untuk menarik lebih banyak investor.  
 
"Birokrasi yang rumit sering menjadi penghambat bagi masyarakat yang ingin bekerja dan berusaha. Oleh karena itu, deregulasi menjadi prioritas utama," jelasnya.  
 
Selain deregulasi, pemerintah juga mendorong digitalisasi dalam berbagai sektor, termasuk pengembangan infrastruktur digital publik. 
 
Salah satu fokus utama adalah penerapan digitalisasi pemerintahan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, yang dijadwalkan meluncur pada 17 Agustus 2025.  
 
Seluruh masukan dari investor dalam diskusi ini akan disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Luhut berharap kebijakan yang dibuat pemerintah bisa lebih tepat sasaran dan didukung oleh sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku pasar.  
 
"Regulasi yang lebih sederhana, kebijakan yang tepat sasaran, serta sinergi yang baik akan membuat ekonomi Indonesia lebih kuat dan kompetitif," tukasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.