Tak Ada Diskon Tarif Listrik 50 Persen, Prabowo Luncurkan 5 Paket Kebijakan Ekonomi Senilai Rp24,4 Triliun
Camelia Rosa | 2 Juni 2025, 22:46 WIB

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan 5 paket kebijakan ekoomi atau insentif stimulus yang akan diberikan pada Juni dan Juli 2025.
Menurut Menkeu Sri Mulyani, kelima paket kebijakan ekonomi tersebut berupa Bantuan Subsidi Upah, diskon transportasi, diskon tarif tol, penambahan bantuan sosial hingga diskon iuran JKK dengan total paket insentif mencapai RP24,44 triliun.
"Hari ini presiden memutuskan memberikan paket stimulus agar pertumbuhan ekonomi bisa dijaga momentumnya dan stabilitas ekonomi dijaga lebih kuat," jelas Sri Mulyani Indrawati usai ratas bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (2/6/2025).
5 Paket Kebijakan Ekonomi Prabowo
- Bantuan Subsidi Upah (BSU)
BSU akan diberikan sebesar Rp300 ribukepada 17,3 juta pekerja bergaji di bawah Rp 3,5 juta per bulan. Bantuan ini akan diberikan untuk 2 bulan yaitu Juni dan Juli 2025.
"Selain pekerja di bawah gaji 3,5 juta, akan diberikan bantuan subsidi ke 565 ribu guru honorer baik itu 288 ribu di lingkungan Kemendikdasmen dan sisanya guru di Kemenag. Guru honorer akan dapatkan Rp 300.000 per bulan untuk dua bulan, yaitu Rp 600.000," jelas Menkeu.
- Diskon Transportasi
Pemerintah juga akan memberikan insentif berupa diskon transportasi seperti kereta api, kapal laut hingga tiket pesawat selama masa libur sekolah dan tahun ajaran baru. Diskon ini diharapkan meningkatkan kegiatan ekonomi.
Diskon transportasi diberikan untuk kereta api 30% diskon, angkutan laut 50% dan terakhir diskon tiket pesawat berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) 6%. Diskon transportasi ini akan diberikan selama libur sekolah yaitu pada Juni dan Juli 2025 dengan anggaran mencapai Rp945 miliar.
- Diskon Tarif Tol
Pemerintah uga akan memberikan diskon tarif tol sebesar 20% untuk 110 juta pengendara. Adapun anggaran yang disiapkan sebesar Rp650 miliar.
"Ini dilakukan operasi non APBN, untuk kementerian PU akan melakukan dan sudah berikan surat edaran ke BUJT soal kebijakan diskon tarif tol tersebut," jelas Menkeu.
- Tambahan Bantuan Sosial
Menkeu menuturkan, pemerintah juga akan memberikan tambahan bantuan sosial kepada kelompok rentan dan miskin. Dijelaskannya, penambahan bansos diberikan tambahan dana Rp200.000 untuk dua bulan kepada penerima sasaran kartu sembako, yaitu 18,3 juta penerima.
"Selain Rp200.000 per bulan untuk dua bulan yang dibayarkan Juni ini, mereka akan dapatkan 10 kg bantuan beras gratis untuk dua bulan, akan dapat 20 kg beras. Total anggarannya disediakan adalah sebesar Rp11,93 triliun," ujar Sri Mulyani.
- Perpanjangan Diskon Iuran JKK
Terakhir, pemerintah juga akan memberikan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 50% dan berlaku selama enam bulan diberikan kepada pekerja sektor padat karya. Bantuan ini diberikan khusus bagi buruh di sektor padat karya.
Anggaran yang dibutuhkan untuk perpanjangan diskon iuran JKK Rp200 miliar non-APBN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










