AKURAT.CO Pembentukan Badan Penerimaan Negara atau BPN disambut positif banyak kalangan, termasuk ekonom.
Direktur Celios, Bhima Yudhistira Adhinegara menilai pimpinan BPN harus memenuhi setidaknya 4 kriteria.
Pertama, memiliki inovasi perpajakan sehingga tidak berburu di kebun binatang. Atau dengan kata lain, perlu adanya pajak yang lebih adil.
"Contohnya menjalankan pajak kekayaan (wealth tax) yang potensinya Rp81,6 triliun dan pajak produksi batu bara," ujar Bhima kepada Akurat.co, Selasa (16/9/2025).
Kedua, mampu menindaklanjuti kebocoran pajak ekstraktif, berupa miss-invoicing dan miss-reporting dimana produk ekspor-impor data nya berbeda dengan negara tujuan dagang.
Baca Juga: Badan Penerimaan Negara Segera Terbentuk, Ini Kriteria Ideal Pimpinannya
"Bocor karena dokumennya palsu, atau sengaja tidak dihitung volume maupun harga barang sesuai dengan ketentuan regulasi," tegasnya.
Ketiga, memiliki track record bersih, berintegritas, tidak memiliki kasus hukum atau cacat moral sebelumnya.
Terkahir, mampu berkoordinasi secara efektif dengan penegak hukum, terutama dalam memburu pajak pajak konglomerat dan perusahaan ekstraktif yang seringkali dilindungi kepentingan politik.
Seperti diketahui, narasi pembentukan Badan Penerimaan Negara atau BPN kembali menguat.
Perihal BPN ini disebutkan langsung dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025 yang diteken Presiden Prabowo tertanggal 30 Juni 2025.
Pada gambar 2.4 (Program Hasil Terbaik Cepat) poin 8, kalimat optimalisasi penerimaan negara diganti menjadi mendirikan Badan Penerimaan Negara dan meningkatkan rasio penerimaan negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ke 23%.
Sejumlah nama kandidat atau calon kepala BPN pun sebelumnya sempat berhembus.
Nama terkuat adalah Anggito Abimanyu, yang saat ini menjabat Wamenkeu yang kebetulan fokus pada peran optimalisasi penerimaan negara baik lewat perpajakan, kepabeanan maupun Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









