Soal Pengurangan Anggaran MBG, Purbaya: Tunggu Serapan Akhir Oktober

AKURAT.CO Rencana pengurangan anggaran MBG (Makan Bergizi Gratis) kembali muncul. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut akan dievaluasi pada akhir Oktober mendatang untuk memastikan sejauh mana dana terserap dan bagaimana distribusinya berjalan.
“MBG pelaksanannya bukan ke saya, tapi nanti saya akan lihat di akhir Oktober seperti apa. Kalau bisa diserap ya sudah, ketika ini kalau nambah tapi penyaluran bagus ya nambah. Kalau nanti kita perkirakan ternyata dia enggak bisa serap sampai akhir Desember dengan dana yang ada, ya kita kurangin gitu aja,” ujarnya di Jawa Timur, Kamis (2/20/2025).
Dirinya menambahkan, urusan teknis pelaksanaan sepenuhnya berada di tangan pengelola MBG. Pemerintah hanya akan menilai efektivitas program berdasarkan hasil di lapangan. “Itu MBG sendiri yang nanti menentukan,” ungkapnya.
Sejauh ini, program MBG telah disalurkan ke sejumlah daerah, namun persoalan muncul terkait efektivitas distribusi serta kualitas makanan. Beberapa laporan menyebut adanya hambatan teknis di lapangan, mulai dari keterlambatan distribusi, menu yang monoton, hingga tidak meratanya penerima manfaat.
Pemerintah berjanji akan mengevaluasi data serapan anggaran, jumlah penerima, serta kualitas layanan sebelum memutuskan apakah program akan diperluas atau justru dikurangi menjelang akhir tahun.
Di tengah evaluasi tersebut, isu lain yang lebih serius muncul. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah penerima MBG di beberapa daerah melaporkan kasus makanan yang didistribusikan dalam kondisi basi.
Karenanya, kasus ini menimbulkan kehebohan di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan standar pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan yang seharusnya memenuhi prinsip higienitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







