Trump Siapkan Langkah Lawan Dominasi China di Sektor Mineral

AKURAT.CO Perang dagang Amerika Serikat dan China kini memasuki babak baru yakni perebutan kendali atas mineral penting dunia. Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping dijadwalkan bertemu langsung di sela-sela KTT APEC di Korea Selatan pekan depan untuk membahas isu ini.
Logam tanah jarang, yang menjadi bahan utama bagi teknologi canggih seperti kendaraan listrik dan persenjataan modern, menjadi fokus utama pembicaraan kedua negara.
China selama ini memegang kendali atas lebih dari 70% pasokan global, menjadikannya pemain dominan dalam rantai industri strategis tersebut.
Baca Juga: Pengakuan Dua Negosiator Donald Trump Merasa Dikhianati Israel
Namun, Trump bertekad mengubah peta kekuatan itu. Dalam lawatan ke Asia, ia berupaya menjalin kesepakatan dengan sejumlah negara seperti Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan untuk memperkuat pasokan alternatif.
“AS tidak akan membiarkan satu negara mengendalikan sumber daya penting dunia,” tegas Trump dalam pernyataan sebelum keberangkatan dikutip dari laman bloomberg, Minggu (26/10/2025).
Pemerintah AS juga tengah menyiapkan langkah hukum untuk menyelidiki apakah China melanggar perjanjian dagang sebelumnya. Jika terbukti, Washington membuka peluang memberlakukan tarif tambahan terhadap produk asal Beijing.
Selain isu mineral, Trump juga akan mendorong kelanjutan pembelian kedelai AS oleh China serta kerja sama menekan peredaran fentanil (narkotika sintetis) yang menjadi perhatian serius di Amerika.
Baca Juga: Donald Trump Kesal dengan Foto Sampul Majalah TIME: “Rambut Saya Hilang!”
Pengamat menilai pertemuan Trump dan Xi kali ini bukan hanya soal dagang, tetapi juga simbol pertarungan kepemimpinan ekonomi global.
“Siapa yang menguasai mineral penting, dialah yang menguasai masa depan teknologi,” ucap analis hubungan internasional dari Harvard, Mark Reynolds.
Dengan taruhan sebesar itu, hasil pertemuan kedua pemimpin akan sangat menentukan arah geopolitik dan ekonomi dunia dalam beberapa tahun ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








