Anggota Komisi XI Optimis Transisi BI Jaga Stabilitas Keuangan

AKURAT.CO Komisi XI DPR RI memastikan proses transisi kepemimpinan di Bank Indonesia (BI) berlangsung sesuai mekanisme yang berlaku dan tidak akan mengganggu stabilitas moneter maupun sistem keuangan nasional.
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Fathi, mengatakan masyarakat maupun pelaku pasar tidak perlu khawatir terhadap keberlanjutan tugas dan fungsi bank sentral selama masa transisi kepemimpinan.
Menurutnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti memiliki pengalaman dan kapasitas yang memadai untuk memimpin BI hingga proses penetapan gubernur definitif selesai.
"Beliau merupakan salah satu figur paling senior di Bank Indonesia, telah lama menjadi bagian dari Dewan Gubernur, serta memiliki pemahaman yang sangat kuat mengenai kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, sistem pembayaran, hingga koordinasi dengan pemerintah dan berbagai otoritas ekonomi," kata Fathi dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Baca Juga: Pimpinan Komisi XI DPR: Mekanisme Pengganti Gubernur BI Sudah Jelas, Tak Perlu Spekulasi
Fathi menjelaskan, Bank Indonesia merupakan lembaga yang menjalankan fungsi pengambilan keputusan secara kolektif melalui Dewan Gubernur. Karena itu, pergantian kepemimpinan tidak akan menghentikan ataupun mengubah arah kebijakan yang selama ini telah berjalan.
Ia menilai seluruh instrumen kebijakan BI tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah maupun otoritas sektor keuangan juga dinilai tetap berjalan dengan baik.
"Kami melihat seluruh instrumen kebijakan Bank Indonesia tetap berjalan sebagaimana mestinya. Kredibilitas lembaga tetap terjaga, koordinasi antarotoritas tetap berjalan, dan fondasi ekonomi nasional tetap kuat. Oleh sebab itu, kami optimistis stabilitas moneter maupun stabilitas sistem keuangan akan tetap terpelihara," ujarnya.
Di sisi lain, Fathi mengatakan Komisi XI DPR RI siap menjalankan kewenangan konstitusional untuk menindaklanjuti calon Gubernur Bank Indonesia yang nantinya diajukan oleh Presiden.
Menurut dia, DPR akan memastikan proses pemilihan berlangsung secara profesional melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
"Kami meyakini Presiden akan mengusulkan figur terbaik yang memiliki integritas, kompetensi, independensi, dan kepemimpinan yang mampu menjaga kredibilitas Bank Indonesia di tengah dinamika ekonomi global," tuturnya.
Baca Juga: Komisi XI Pastikan Insentif Pajak 0 Persen PFII Tetap Tunduk Global Minimum Tax
Ia menambahkan, Komisi XI akan melaksanakan seluruh tahapan uji kelayakan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan agar independensi Bank Indonesia tetap terjaga.
Fathi pun mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap tenang menghadapi proses transisi tersebut. Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan yang telah diatur sehingga tidak mengganggu kesinambungan kebijakan bank sentral.
"Pesan yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat dan pelaku usaha sederhana transisi ini berjalan normal, kepemimpinan Bank Indonesia tetap kuat, dan tidak ada alasan untuk meragukan kesinambungan kebijakan maupun stabilitas ekonomi Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







