PPKM DKI Jakarta Turun ke Level 3, Fahira Idris: Jangan Langsung Merasa Aman

AKURAT.CO, Anggota DPD RI Jakarta Fahira Idris mengatakan meski aturan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperlonggar, disiplin dan implementasi 3T (testing, tracing, treatment) oleh Pemerintah harus semakin ketat.
"Status Jakarta yang saat ini PPKM Level 3 patut kita syukuri. Artinya kedisiplinan warga dan upaya Pemerintah mulai menunjukkan hasil," kata dia sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Twitter @fahiraidris pada Rabu (25/8/2021).
Kata dia, walau jumlah kasus harian, keterisian tempat tidur, dan positivity rate turun signifikan, tapi jangan langsung merasa aman.
"Karena virus ini masih ada dan penularan masih terjadi," paparnya.
Justru menurutnya, tantangan ke depan lebih berat karena harus berupaya sekuat mungkin agar kasus positif tidak lagi naik sehingga bisa turun menjadi PPKM Level 2.
"Dan mencegah semaksimal mungkin terjadi gelombang baru lagi," katanya.
Justru tantangan kita kedepan lebih berat karena harus berupaya sekuat mungkin agar kasus positif tidak lagi naik sehingga bisa turun menjadi PPKM Level 2 dan mencegah semaksimal mungkin terjadi gelombang baru lagi. pic.twitter.com/5i4ZXqRjtM
— Fahira Idris DPD RI (@fahiraidris) August 24, 2021
Pemerintah Pusat menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 4 menjadi 3 di sejumlah wilayah, dengan alasan kasus Covid-19 di daerah-daerah tersebut melandai dan mulai terkendali. Salah satunya adalah DKI Jakarta.
Meski turun level, namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkhawatirkan mobilitas masyarakat Ibu Kota di luar rumah akan naik sebab adanya pelanggaran di sektor-sektor tertentu yang sebelumnya dilakukan pengetatan.
Untuk itu, Anies mengatakan, penurunan level PPKM ini bakal ditindaklanjuti dengan pengawasan protokol kesehatan yang semakin ketat demi meningkatkan kedisiplinan masyarakat.
"Dengan ada perubahan status PPKM, maka ada potensi kegiatan menjadi lebih banyak, kalau kegiatan lebih banyak artinya kedisiplinan protokol kesehatan harus semakin ditingkatkan," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2021).
Kendati was-was akan lonjakan mobilitas warga yang dapat memicu penularan Covid-19, Anies juga senang dengan level baru PPKM di Jakarta tersebut. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal



