Mencapai Keberlanjutan Bisnis dan Kelestarian Lingkungan, FEB UMB Selenggarakan PkM di RPTRA Nusa Indah Kelurahan Meruya Utara

AKURAT.CO Kelompok Tim 9 Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mercu Buana (UMB) telah menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di RPTRA Nusa Indah Meruya Utara.
“PkM ini merupakan bakhti Tridharma Dosen bersama Mahasiswa yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya,” kata perwakilan Dekan FEB UMB, Andyan Pradipta, dikutip Selasa (16/1/2024).
Mengawali pembukaan pelaksanaan PkM ini melalui tema “Mencapai Keberlanjutan Bisnis dan Kelestarian Lingkungan: Ditinjau dari Berbagai Perspektif Manajemen”, mendapat apresiasi dari Lurah Meruya Utara, Jufri, yang diwakili oleh Ibu Yulia Rachmawati (Kasipem) dan didampingi oleh para Pengelola RPTRA Nusa Indah yang dihadiri oleh Kader PKK.
Baca Juga: Cara Login Platform Merdeka Mengajar atau PMM di Android atau Laptop
Pelaku UMKM juga turut dihadirkan dalam kegiatan ini seperti usaha warung makan, pegiat hidroponik, penjual pulsa, dan usaha jasa AC.
“Relevansi tema yang dibahas sesuai dengan kepakaran Dosen bidang ilmu manajemen FEB UMB sebagai Narasumber. Narasumber yang terlibat dalam menjelaskan tema ini adalah Dian Primanita, Febrina Mahliza, Daru Asih, M. Nashar, Intan Apriadi, Hirdinis, Sri Anah, Winda Widyanty, Hamdan, dan Paijan,” ujarnya.
Kegiatan ini berjalan lancar dan para peserta sangat antusias terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Beberapa pertanyaan dari peserta PkM seputar tema yang dibawakan menjadikan suasana semakin seru dan bersahabat.
Tidak hanya sekedar teori atau konsep yang dibawakan seputar tema, namun beberapa Narasumber memperaktikkan secara langsung pemanfaatan limbah dan bahan lainnya menjadi pupuk organik yang bernilai bagi kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Sindir Program Internet Gratis, Prabowo: Kalau Otaknya Enggak Jalan, Jangan Jadi Pemimpin
Kata Andyan, hasil kegiatan ini adalah peserta PkM memperoleh pengetahuan dan wawasan tentang bagaimana mencapai keberlanjutan bisnis dan kelestarian lingkungan.
Yang paling penting adalah menanamkan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan yang tertuang dalam konsep “Triple Bottom Line”.
“Dengan menghadirkan ini dipastikan nilai-nilai kesadaran dalam melakukan aktivitas usaha yang ramah lingkungan dan menjaga kelestarian lingkungan akan terwujud di masa mendatang. Selain itu, tema ini selaras dengan SDGs Pemerintah dalam mewujudkan Green Economic,” ujar Andyan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









