Akurat
Pemprov Sumsel

UMB Gelar Pelatihan Sabun Ramah Lingkungan: Dorong Ekonomi Warga, Jaga Kelestarian Alam

Oktaviani | 26 Juli 2025, 10:52 WIB
UMB Gelar Pelatihan Sabun Ramah Lingkungan: Dorong Ekonomi Warga, Jaga Kelestarian Alam

AKURAT.CO Universitas Mercu Buana (UMB) menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemberdayaan masyarakat dengan menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk "Inovasi Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan: Pelatihan Kreatif untuk Meningkatkan Ekonomi Lokal."

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMB di RPTRA Meruya Utara, Jakarta Barat.

Kegiatan yang diikuti oleh anggota PKK, pelaku UMKM, dan pengurus RPTRA binaan Kelurahan Meruya Utaraini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga langsung memberikan keterampilan praktis membuat sabun cair berbahan dasar alami yang aman, ekonomis, dan ramah lingkungan.

Para peserta dilatih mulai dari pemilihan bahan baku seperti minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak esensial alami, hingga proses produksi dan pemanfaatan sabun sebagai peluang usaha berkelanjutan.

Sabun hasil pelatihan ini tidak hanya lembut di kulit, tapi juga biodegradable dan tidak mencemari lingkungan—bahkan limbah sabunnya dapat digunakan untuk menyiram tanaman.

Lurah Meruya Utara, Jufri, mengapresiasi langkah UMB yang menghadirkan solusi konkret di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Mercu Buana. Pelatihan ini sangat relevan, tidak hanya meningkatkan keterampilan warga, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya produk ramah lingkungan,” ujarnya, Sabtu (26/7/2025).

Baca Juga: Ramalan Shio 26 Juli 2025: Tikus, Kerbau, Harimau hingga Babi, Simak Peruntunganmu Hari Ini!

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta terlihat antusias bertanya, berdiskusi, dan langsung mencoba membuat sabun sendiri.

Banyak yang menyampaikan harapan agar pelatihan semacam ini rutin diadakan, dengan topik-topik lanjutan seperti pengemasan produk, pemasaran digital, hingga manajemen usaha skala mikro.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat berbasis keilmuan.
Selain itu, inisiatif ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti:

  • SDG 5: Meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi,

  • SDG 8: Mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan,

  • SDG 12: Mendorong konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab,

  • SDG 13: Tindakan nyata terhadap perubahan iklim.

Melalui kegiatan ini, Universitas Mercu Buana berharap dapat:

  • Meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menciptakan produk inovatif bernilai ekonomi,

  • Menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis komunitas,

  • Mendorong kolaborasi berkelanjutan antara kampus, pemerintah daerah, dan warga dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan yang mandiri dan lestari.

Langkah kecil yang dilakukan di RPTRA Meruya Utara ini diharapkan menjadi cikal bakal gerakan pemberdayaan ekonomi hijau yang menjangkau lebih banyak wilayah, dengan semangat kolaboratif dan keberlanjutan.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, 26 Juli: Galeri24 dan UBS Turun di Akhir Pekan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.