Polda Metro Jaya Ringkus Pembuat Ekstasi Home Industry di Apartemen Sentraland, Cengkareng
Dwana Muhfaqdilla | 15 Maret 2024, 18:09 WIB

AKURAT.CO Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya telah mengamankan tersangka AI alias B yang berperan sebagai produsen terkait produksi narkotika jenis ekstasi di Apartemen Sentraland, Cengkareng, Jakarta Barat.
Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Hengki, mengatakan, pihaknya mengamankan ekstasi yang mengandung metamfetamin seberat 416 gram, dalam produksi berbasis home industry yang dijalankan pada sebuah apartemen.
“Modus yang menjadi perhatian kita semua, pembuatan ekstasi di apartemen. Nah penyewa apartemen ini menggunakan KTP orang lain, tapi diizinkan oleh apartemen menggunakan apartemen tersebut. Yang bersangkutan (memiliki peraturan yang) beda dengan persyaratan yang ditentukan apartemen,” kata Hengki di Polda Metro Jaya, Jumat (15/3/2024).
Adapun dalam produksi narkoba berbasis home industry ini, pihaknya mengamankan berbagai macam alat, yakni pengering, pemanas dan alat pencetak ekstasi yang total berjumlah 416.
“Mungkin ini sudah ada yang tersebar dan dijual. hanya saja, ini yang baru kita ungkap. Alat-alatnya tradisional, tapi mereka ini sudah canggih juga. Sudah ada alat untuk memadatkan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Meski mampu memproduksi, ternyata tersangka tidak memiliki latar pendidikan jurusan kimia. Melainkan belajar secara autodidak dengan membeli bahan-bahan secara online.
“Yang kita sangat sayangkan bisa membeli secara online bahan-bahan yang dilarang oleh UU,” tuturnya.
Dalam kasus ini, pasal yang disangkakan adalah pasal 113 ayat (2) subsider pasal 114 ayat (2) lebih subside: pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









