Penutupan JLNT Casablanca untuk Menekan Balap Liar Sudah Tepat
Dwana Muhfaqdilla | 1 April 2024, 21:36 WIB

AKURAT.CO Opsi yang diambil Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dalam menutup Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca perlu diapresiasi.
Pengamat transportasi dari Intelligent Transportation System (ITS) Indonesia, IB Ilham Malik, kebijakan ini berguna untuk menekan perilaku beberapa pengendara yang menjadikan JLNT Casablanca sebagai jalur untuk balap liar.
“Jadi opsi yang dipilih oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan cara menutup Jalan Layang Non Tol untuk yang di Casablanca, perlu diapresiasi dan kita support,” kata Ilham saat dihubungi Akurat.co, Senin (1/4/2024).
Menurutnya, opsi penutupan ini akan sangat relevan dan tidak akan mengganggu masalah traffic di sekitar jalan layang ini. Pasalnya, volume kendaraan saat ini memang sedang mengalami penurunan, akibat adanya masyarakat yang mudik.
Selain itu, Ilham menjelaskan, terkait opsi lain seperti penambahan kapasitas JLNT Casablanca, tidak akan efektif, mengingat volume lalu lintas yang mengalami penurunan tadi.
“Jadi, karena volume rendah, kita tahu DKI Jakarta mengalami penurunan dari sisi volume kendaraan. Kalau masa mudik tiba, banyak warga DKI Jakarta yang membawa kendaraan pribadinya ke berbagai tempat yang ada di Pulau Jawa maupun di Pulau Sumatera, sehingga beban volume kendaraan di DKI Jakarta itu mengalami penurunan,” tambahnya.
“Sehingga tidak perlu ada support dari jalan layang Casablanca. Jadi, menurut saya ya kalau kita ingin efisien efektif yang memang penutupan,” ungkapnya.
Kemudian, Ilham mengungkapkan, jika melakukan opsi pengamanan yang menempatkan aparat terkait di JLNT Casablanca, juga tidak akan efisien. Pasalnya, akan ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan Pemda.
Baca Juga: Liverpool Puncaki Klasemen, Juergen Klopp Sebut Timnya tak Segugup Tahun-tahun Sebelumnya
“Di sisi lain, ini juga memang tidak dibutuhkan. Belum lagi, banyak aparat kita memang harus menjaga pos-pos lainnya. Jadi, melakukan efektifitas dan efisiensi dari sisi penyebaran petugas, saya kira juga memang perlu dilakukan,” tuturnya.
Menurutnya, hal ini juga berpengaruh jika terdapat kebijakan agar mobil boleh lewat tetapi sepeda motor tidak boleh lewat. Tentu kebijakan ini membutuhkan beberapa petugas untuk melakukan filtering.
“Jadi sekiranya kalau misalnya ditutup, maka tidak ada aparat yang perlu diturunkan untuk menjaganya. Tapi kalau misalnya harus diturunkan aparat, tentu ini tidak akan efisien, apalagi ini sekarang sudah mau Hari Raya (Idulfitri),” tuturnya lagi.
Sebelumnya, JLNT Casablanca, Jakarta Selatan akan ditutup mulai hari ini, Senin (1/4/2024) hingga dua minggu ke depan, Senin (15/4/2024).
Baca Juga: Klarifikasi Hasto Usai Ibaratkan Gibran Seperti Sopir Truk yang Mengalami Kecelakaan di Tol Halim
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, penutupan JLNT ini dilakukan karena sering dilakukan balap liar oleh pengendara roda dua.
“Oleh sebab itu, penutupannya dilakukan mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB,” katanya di Mapolda Metro Jaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








