Jelang Pilkada Serentak, KPU Jakarta Ajak BPBD Mitigasi Banjir Saat Pencoblosan Pilgub DKI
Citra Puspitaningrum | 17 April 2024, 23:30 WIB

AKURAT.CO Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 akan dimulai pada 27 November 2024. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bulan November memasuki musim penghujan.
Untuk mengantisipasi cuaca buruk yang diakibatkan curah hujan tinggi, KPU Jakarta selaku penyelenggara Pilkada akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dalam melakukan mitigasi banjir.
Mengingat pada gelaran Pileg dan Pilpres 2024 pada 14 Februari banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang kebanjiran akibat hujan lebat.
"Ya kemarin kita sudah belajar dari pemilu 2024 ya, pertama kami koordinasi dengan BPBD, Badan Penanganan Bencana Daerah, itu memetakan titik-titik yang lokasi banjir seperti apa," kata Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya di Jakarta, Rabu (17/4/2024).
Dody menerangkan, pihaknya akan memetakan wilayah langganan banjir pada Pemilu kemarin seperti di wilayah Jakarta Utara.
"Cuman memang ada beberapa titik yang tidak mungkin dilakukan karena genangannya cukup tinggi ya, jadi dilakukan namanya pemilu lanjutan, atau pemilu susulan. Nah jadi beberapa titik. Kita akan lihat nanti November apakah masuk curah hujan yang tinggi atau seperti apa," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










