UPDATE! Polisi Sebut Saka Tatal Bohong dan Beri Keterangan yang Berubah-ubah Pada Kasus Vina Cirebon

AKURAT.CO Polisi merespons pernyataan salah satu terpidana dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal.
Menurut pihak kepolisian, Saka Tatal seringkali memberikan keterangan yang tidak konsisten terkait kasus Vina yang menunjukkan bahwa ia cenderung berbohong.
Polri mengungkapkan bahwa selama penyidikan pada tahun 2016, Saka Tatal (23), sering memberikan informasi yang tidak tetap dan berubah-ubah.
"Berdasarkan keterangan dari Bapas (Balai Pemasyarakatan), Saka Tatal cenderung berbohong karena sering memberikan keterangan yang berubah-ubah. Ini disampaikan oleh Bapas. Ya, ini terjadi pada tahun 2016, saat pemeriksaan awal," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Sandi Nugroho di Mabes Polri, Rabu (19/6/2024).
Baca Juga: Menko Muhadjir Usul Pelaku Judol Diberi Bansos, Suharso: Maksudnya Pasti Baik
Sebelumnya, Saka Tatal dinyatakan terlibat dalam pembunuhan Vina dan Eky ketika ia masih di bawah umur, sehingga ia diproses melalui sistem peradilan anak.
Sejak kasus pembunuhan Vina menjadi perhatian publik, Saka Tatal memberikan pengakuan yang berbeda dengan fakta yang terungkap di persidangan Pengadilan Cirebon.
Dari delapan terpidana dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky, Saka Tatal adalah satu-satunya yang telah dibebaskan bersyarat setelah menjalani 3 tahun 8 bulan pembinaan di Lapas Anak Sukamiskin Bandung.
Saat divonis, Saka masih berusia 15 tahun. Setelah bebas dari hukuman dan kasus Vina Cirebon kembali viral, Saka membuat pernyataan mengejutkan.
Baca Juga: DSC Season 15 Siap Cetak Wirausaha Baru di Indonesia, Total Hadiah hingga Rp2,5 Miliar
Ia mengklaim bahwa dirinya adalah korban salah tangkap dan dipaksa oleh polisi untuk mengaku sebagai pelaku pembunuhan Vina.
Saka juga mengaku bahwa ia disiksa oleh kepolisian agar mau mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya.
"Saya tidak pernah mengatakan apa-apa. Saya malah jadi korban. Saya dipukuli, disiksa, diinjak, sampai disetrum, dipaksa mengakui apa yang bukan saya lakukan," kata Saka dalam kesaksiannya di siaran langsung di Metro TV, Sabtu (18/5/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






