Soroti Ketimpangan Jakarta, Sohibul Iman Janji Pangkas Jarak Antara si Kaya dan si Miskin

AKURAT.CO Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman, menaruh perhatian serius terhadap masalah kesejahteraan masyarakat Jakarta.
Sosok yang digadang-gadang menjadi bakal calon Wakil Gubernur itu, pun miris melihat tingginya angka ketimpangan di Jakarta. Bahkan, menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Berdasarkan data BPS, indeks rasio gini atau indikator ketimpangan ekonomi antara kaya dengan miskin di Jakarta sebesar 0,423 pada tahun 2024. Angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata Nasional yang mencapai 0.379.
Baca Juga: Pesta Pernikahan Putra Mukesh Ambani dan Ketimpangan Ekonomi di India
Hal ini menjadikan Jakarta sebagai salah satu provinsi dengan tingkat ketimpangan tertinggi di Indonesia.
"Penting diperhatikan untuk Jakarta adalah masalah kesejahteraan, sektor informal adalah penyumbang terbesar angka kemiskinan di perkotaan," ujar Sohibul Iman dalam keterangannya, Kamis (25/7/2024).
"Jakarta saat ini rasio gini tertinggi nasional, karena yang sangat kaya dengan yang sangat miskin juga ada di Jakarta," sambungnya.
Dia menegaskan, dirinya berkomitmen untuk menjadikan Jakarta sebagai contoh bagi kota-kota lain dalam mengelola sektor informal dengan baik.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil akan menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan tersebut.
"Bagaimana sebagai seorang pemimpin di perkotaan mengelola sektor informal ini dengan sebaik-baiknya, sehingga rasio gini atau gap antara yang kaya dan yang miskin tidak terlalu besar," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








