SDN 5 Manggarai Terapkan Pembelajaran Hibrida Setelah Jadi Posko Pengungsian Korban Kebakaran

AKURAT.CO SDN 5 Manggarai di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, menerapkan sistem kegiatan belajar mengajar (KBM) hibrida, yaitu daring dan luring, setelah sekolah tersebut dijadikan lokasi pengungsian bagi warga yang terdampak kebakaran.
"SDN 5 ini menjadi posko, tapi kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan melalui Zoom," ujar Kepala Dinas Dukcapil, Budi Awaluddin, di SDN 5 Manggarai, Rabu (14/8/2024).
Budi memastikan, meskipun sekolah digunakan sebagai tempat pengungsian, proses KBM akan tetap berjalan tanpa gangguan.
Baca Juga: Jaksa Bongkar Aliran Uang TPPU Harvey Moeis, dari 88 Tas Mewah dan Rumah untuk Sandra Dewi
Kepala Sekolah SDN 5 Manggarai, Lusiana Maydona, menjelaskan, KBM hibrida diberlakukan untuk menyesuaikan kondisi saat ini di sekolah.
Pembelajaran tatap muka dilakukan untuk siswa yang mengungsi di sekolah, sedangkan pembelajaran jarak jauh diterapkan bagi siswa yang tidak terdampak kebakaran.
“Kami menyikapi situasi ini dengan melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau daring, sesuai arahan dari Kasudin dan Kabid bidang SD,” jelas Lusiana.
Selain itu, Lusiana juga menegaskan bahwa pihak sekolah memastikan siswa-siswa yang terdampak kebakaran akan mendapatkan trauma healing untuk memulihkan semangat belajar mereka.
Baca Juga: Dukung Kesiapan IKN dengan Jaringan 5G, Trafik Data Telkomsel Melonjak 650%
“Kami memberikan trauma healing kepada siswa-siswi yang terdampak. Kami membuka kelas di lantai dua untuk mengakomodir seluruh kebutuhan anak-anak, khususnya dalam hal pendidikan,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







