Pj Gubernur DKI Instruksikan Penyediaan Air Bersih dan Toilet Umum bagi Pengungsi Kebakaran di Manggarai

AKURAT.CO Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menginstruksikan jajarannya untuk segera menyediakan air bersih dan toilet umum bagi para pengungsi korban kebakaran di RW 06 dan RW 12, Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan.
“Tadi ada keluhan tentang kurangnya air bersih, nanti saya minta PAM untuk menambahkannya. Termasuk keluhan terkait toilet yang kurang, saya akan koordinasikan dengan Dinas LH untuk mengatasinya,” ujar Heru di Parkir Pasar Raya Manggarai, Rabu (14/8/2024).
Heru juga menambahkan, untuk tempat peristirahatan warga pengungsi, BPBD DKI Jakarta telah menyediakan sejumlah tenda dengan kapasitas besar.
“Tenda pengungsian dari BPBD DKI sudah cukup bagus. Jika diperlukan, jumlahnya akan ditambah. Saat ini, suplai makanan sudah tersedia pagi, siang, dan sore,” jelasnya.
Baca Juga: Komitmen Ilmu Hukum Unbor Jadi PTS Jakarta Pertama yang Terakreditasi Unggul di Semua Strata
Selain itu, Heru meminta Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan untuk memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang berada di tempat pengungsian.
“Yang terpenting, saya minta Sudin Kesehatan untuk memperhatikan kondisi anak-anak ini, meskipun tadi saya lihat tidak ada balita,” ujarnya.
Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan
Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, meminta warga korban kebakaran untuk melapor ke posko pengaduan yang disediakan.
Budi menyampaikan bahwa Disdukcapil telah membuka layanan posko pengaduan bagi warga yang dokumen kependudukannya terbakar, seperti KTP, akta kelahiran, dan lainnya.
“Bagi masyarakat yang dokumen kependudukannya terkena dampak kebakaran, dapat langsung mengadukan kepada kami, baik itu KTP, akta kelahiran, dan dokumen lainnya,” ujar Budi.
Baca Juga: FFWS SEA 2024 Bakal Segera Dimulai, Tim Esports Indonesia Siap Beri Kejutan
Selain itu, Budi yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan, menyampaikan bahwa Disdik DKI Jakarta juga membuka posko pengaduan untuk layanan dokumen pendidikan bagi siswa yang ijazahnya ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
“Begitu juga dengan Disdik, kami membuka posko untuk layanan dokumen pendidikan bagi ijazah yang terbakar. Orang tua bisa langsung melakukan pengaduan kepada kami dan akan segera kami proses,” tambahnya.
Untuk syarat-syarat pengajuan penggantian dokumen pendidikan, Budi mengungkapkan bahwa para orang tua hanya perlu mengirim soft copy ijazah yang terbakar atau cukup menginformasikan nama siswa dan sekolahnya.
“Atau cukup dengan menyebutkan nama siswa dan sekolahnya, mungkin juga KTP orang tua, lalu kami akan cek di data sekolah dan proses penggantian dokumen tersebut,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










