Mendapat pertanyaan itu, Rano Karno malah menjelaskan bahwa dirinya hanya menjabat Gubernur Banten selama satu tahun, sedangkan di periode 2013-2016 hanya menjabat sebagai pelaksana tugas.
"Banten tuh sejahtera di Tangerang Raya, cuma daerah seperti Pandeglang dan Lebak memang sulit untuk dikembangkan. Alhamdulillah dengan diberikannya status kawasan ekonomi khusus untuk Tanjung Lesung, Insya Allah Banten segera bisa mengejar indeks yang akang impikan itu tadi," jelas Rano Karno.
Pada kesempatan itu, ia juga menyebut bahwa ada 13 proyek nasional di Banten di era Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Debat Kedua Pilkada Jakarta: RIDO Janjikan Keamanan Pasokan Pangan dan Sembako Murah
Mendengar jawaban tersebut, Ridwan Kamil kembali membuka data terkait proyek yang didapatkan Banten dari Jokowi.
Dari banyaknya proyek yang ada, IPM di wilayah Banten ternyata tak memiliki peningkatan yang signifikan.
Ridwan Kamil lantas memberi penegasan kepada Rano Karno agar tak banyak mencari-cari alasan ketika menjadi pemimpin.
"Dengan begitu banyak proyek strategis nasional dari pak Jokowi, saya lihat catatan IPM turun bukannya naik. Tingkat pengangguran terbuka hanya turun tipis. Desa tertinggal juga masih ada 48 saat Bang Rano selesai menjabat. Poin saya, menjadi pemimpin jangan mencari-cari alasan," jelasnya.
Lebih lanjut, Ridwan Kamil membandingkan dengan dirinya ketika masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
Di bawah kepemimpinannya, IPM Jawa Barat justru naik selama lima tahun.
Seperti diketahui, IPM Banten di periode 2012-2017 hanya turun sebesar 0,07 poin.
Sementara, IPM Jawa Barat naik 2,93 poin saat Ridwan Kamil jadi Gubernur tahun 2018-2023.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Banten hanya turun 0.85 persen di 2012-2017. Jauh sekali dengan Jabar yang berhasil menurunkan TPT sebesar 3,02 persen di 2020-2023.
Baca Juga: Rido Dapat Dukungan Ratusan Pimpinan Majelis Taklim, Diminta Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
"Jadi poin saya menjadi pemimpin tidak harus selalu mencari alasan alasan ke orang lain. Mudah-mudahan kalau terpilih kita fokus Jakarta lebih baik di pasangan kita atau abang makasih," pungkas Ridwan Kamil.