Pramono Anung Janji Cari Solusi Masalah Nelayan Pulau Lancang, Termasuk Bahan Bakar dan Permodalan

AKURAT.CO Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, berdialog langsung dengan warga Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, pada Jumat (8/11/2024).
Dalam kesempatan tersebut, warga yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan mengungkapkan keluhan terkait bahan bakar dan permasalahan tambak.
Pramono menyampaikan, masalah ini umum dihadapi oleh nelayan. Mereka mengusulkan adanya bahan bakar apung untuk menjadi pasokan yang lebih efisien dan terjangkau bagi aktivitas nelayan.
Baca Juga: Siap Radical Optimism Tour, Ini Setlist Konser Dua Lipa di Jakarta 2024
Selain itu, nelayan juga mengeluhkan kesulitan dalam permodalan untuk pengembangan usaha tambak.
Menanggapi hal tersebut, Pramono berjanji akan mencari solusi untuk membantu mereka, khususnya dalam hal bantuan modal dan penyediaan bahan bakar yang dibutuhkan nelayan.
"Masalah-masalah mendasar seperti ini akan kami prioritaskan untuk dicari solusinya jika saya terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kami berkomitmen untuk membantu nelayan, termasuk yang ada di Pulau Lancang," ujar Pramono menutup percakapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









