Festival Bandeng Tanpa Anies dan Ahok, Simak Penjelasan Penjabat Gubernur Jakarta

AKURAT.CO Penjabat Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Bandeng Rawa Belong yang turut dihadiri pemimpin Jakarta dari masa ke masa.
Ia pun menjelaskan mengapa mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tidak hadir dalam acara tersebut.
"Alhamdulillah, hari ini di suasana yang rintik-rintik kemudian juga terang kita akan melaksanakan Festival Bandeng Rawa Belong Tahun 2025. Sebenarnya acara ini sudah berlangsung cukup lama, rutin. Namun, untuk tahun ini ada sesuatu yang berbeda yakni kita adakan dalam event yang relatif lebih besar dari sebelumnya," jelas Teguh di Rawa Belong, pada Selasa (28/1/2025).
Ia mengatakan, acara tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Jakarta.
Baca Juga: Tim Transisi Pramono-Rano Libatkan Ahok dan Anies dalam Proses Pemindahan Kepemimpinan Jakarta
Pihaknya turut mengundang gubernur dan wakil gubernur terpilih, yaitu Pramono Anung dan Rano Karno (Si Doel).
"Selain dari lingkungan pemerintah provinsi, saya PJ, sekda, wali kota, bupati, jajaran perangkat daerah, hadir juga Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 yakni Bapak Pramono Anung dan Bapak Rano Karno. Juga dihadiri oleh gubernur-gubernur terdahulu yakni Bapak Sutiyoso, Bapak Fauzi Bowo dan Juga Bapak Djarot," jelas Teguh.
Menurut Teguh, sebelumnya Anies Baswedan dan Ahok sudah terjadwal untuk ikut hadir dalam acara tersebut. Namun dibatalkan lantaran ada kegiatan lain yang mendesak.
Baca Juga: Bersatunya Anies dan Ahok Jadi Momentum Simbolis Politik Nasional
"Kemudian, untuk yang semestinya terjadwalkan kemarin masih teragenda Bapak Ahok dan Bapak Anies. Namun demikian karena semalam baru diinformasikan terkait acara hari ini, beliau berdua izin tidak dapat membersamai hadir di acara ini," ujarnya.
Teguh menyebut Festival Bandeng selalu diadakan setiap tahun.
Ia pun berharap tradisi yang baik ini terus berlanjut oleh para pemimpin Jakarta mendatang.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Ahok Tampil Mesra di Tahun Baru, Siap Beri Kejutan Politik
"Festival Bandeng ini selalu diadakan berdekatan dengan Imlek, ini juga merupakan cerminan terkait toleransi, keberagaman. Bagaimana masyarakat Betawi itu juga menghargai, dalam artian keberagaman, termasuk juga adalah untuk perayaan Imlek, bukan hanya untuk Tionghoa juga," ujar Teguh.
"Selain itu, di adat Betawi juga kalau menjelang Imlek, mereka juga silaturahim dengan juga mengantar Bandeng kepada saudara-saudaranya wabil khusus kepada para-para orang tua atau sesepuh-sesepuhnya. Jadi ini akan kita laksanakan dan Insyaallah Bapak Pramono dan Bapak Karno ke depannya juga akan terus melanjutkan kegiatan Festival Bandeng ini, yang diadakan di Rawa Belong," paparnya menambahkan. (Berlian Rahmah Dewanto)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









