Jakarta Wacanakan Car Free Night, Sabtu Malam Tanpa Kendaraan Bisa Jadi Kenyataan

AKURAT.CO Setelah sukses dengan program Car Free Day (CFD) tiap Minggu pagi, Pemprov DKI Jakarta kini tengah mengkaji kemungkinan penerapan Car Free Night (CFN) atau malam bebas kendaraan bermotor.
Rencana ini masih dalam tahap pembahasan intensif bersama Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menyampaikan bahwa gagasan ini belum diputuskan karena masih dalam proses penghitungan dan pertimbangan matang.
“Kami masih kaji bersama Dishub. Harus dihitung dulu volume kendaraan, kegiatan warga, serta ruas jalan mana yang cocok untuk dijadikan area bebas kendaraan malam hari,” ujarnya, Senin (9/6/2025).
Meski demikian, Komarudin memastikan pihak kepolisian akan mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat maupun daerah selama bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan bahwa Car Free Night berpotensi menjadi wadah baru bagi masyarakat yang ingin berolahraga atau bersantai di malam hari.
Baca Juga: Greta Thunberg Ditangkap Israel saat Bawa Bantuan ke Gaza, Desak Swedia Lakukan Tindakan
“Kita bisa mulai jam 10 malam, hari Sabtu, di koridor Sudirman-Thamrin. Banyak orang yang kini justru aktif di malam hari, dan ini bisa jadi ruang publik yang aman dan menyenangkan,” ungkap Rano.
Ia menilai, penambahan waktu tanpa kendaraan bermotor bukan hanya menyumbang pada kesehatan publik, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan emosional warga.
“Kalau Car Free Day fokusnya kesehatan, maka Car Free Night bisa menjadi momentum untuk menambah kebahagiaan. Kalau bisa ditambah satu hari lagi, kenapa tidak?” tambahnya.
Namun Rano juga menyadari, Sabtu malam adalah waktu penting untuk aktivitas ekonomi.
Maka, wacana CFN akan terus dikaji agar tidak mengganggu pergerakan sektor usaha yang tumbuh pesat pada akhir pekan.
Jika wacana ini disetujui, Jakarta bisa menjadi salah satu kota pertama di Indonesia yang menerapkan CFN secara rutin—menghadirkan suasana malam kota yang lebih sehat, aman, dan inklusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







