Ilmuwan Nuklir Iran Gugur Akibat Serangan Israel, Siapa Saja Mereka?

AKURAT.CO Sejumlah ilmuwan nuklir Iran dinyatakan gugur akibat serangan Israel ke Iran pada 13 Juni 2025 di Teheran dan sekitarnya.
Serangan ini merupakan bagian dari operasi besar yang menargetkan sekitar 200 lokasi di seluruh Iran termasuk fasilitas nuklir, instalasi militer, dan kawasan ibu kota.
Baca Juga: Serangan Israel ke Iran Buat Jemaah Haji Iran Tertahan di Arab Saudi
Ilmuwan nuklir Iran diserang oleh Israel karena dianggap sebagai bagian kunci dalam pengembangan program nuklir Iran yang dinilai Israel sebagai ancaman eksistensial.
Iran dinilai telah mengambil langkah signifikan menuju pengembangan senjata nuklir dan rudal. Oleh karena itu, serangan dilakukan terhadap fasilitas dan ilmuwannya.
Tragedi ini juga menargetkan sosok-sosok penting dalam pengembangan teknologi Iran yang gugur dalam konflik berkepanjangan. Siapa saja mereka?
-
Abdolhamid Minouchehr
-
Ahmadreza Zolfaghari
-
Amirhossein Feqhi
-
Motalleblizadeh
-
Mohammad Mehdi Tehranchi
-
Fereydoun Abbasi
-
Ali Bekaei Karimil
-
Mansour Asgari
-
Saeed Borji
Sementara itu, lima ilmuwan lainnya belum diumumkan namanya secara resmi oleh pihak Iran atau Israel. informasinya belum dipublikasikan secara lengkap dalam laporan resmi maupun media internasional.
Baca Juga: PDIP Kecam Serangan Israel ke Iran: Langgar Hukum Internasional dan Ancam Perdamaian Dunia
Selain menargetkan ilmuwan nuklir, serangan tersebut juga menewaskan sejumlah pejabat militer senior Iran. Di antara korban, terdapat dua jenderal berpangkat tinggi serta beberapa petinggi Garda Revolusi Iran (IRGC).
Serangkaian serangan ini menandai eskalasi serius dalam konflik antara Iran dan Israel yang kian memanas.
Pembunuhan terhadap ilmuwan dan pejabat militer Iran dinilai dapat memicu respons balasan yang lebih luas. Situasi ini pun menimbulkan kekhawatiran akan potensi pecahnya konflik terbuka di kawasan.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





