Digitalisasi Pasar Langkah Penting Menjaga Eksistensi Pasar Tradisional di Jakarta

AKURAT.CO Suasana Hall Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta Pusat, mendadak riuh pada Kamis (21/8/2025).
Perumda Pasar Jaya bersama Pemerintah Provinsi Jakarta, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar acara puncak Lomba Digitalisasi Pasar 2025 yang berlangsung sejak 22 Juli hingga 17 Agustus.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, hadir langsung memberi penghormatan kepada para pemenang lomba. Turut mendampingi perwakilan Bank Indonesia dan OJK.
Ajang ini menjadi bukti bahwa pasar tradisional kini mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitasnya.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto, menjelaskan bahwa lomba ini bukan sebatas kompetisi tetapi wadah untuk memacu inovasi, kreatifitas serta memperkuat literasi digital bagi para pedagang pasar.
"Digitalisasi pasar adalah langkah penting untuk menjaga eksistensi pasar tradisional. Kami bangga dengan antusiasme peserta yang menghadirkan ide-ide segar," ujarnya, kepada wartawan, Jumat (22/8/2025).
Baca Juga: Wapres Gibran: Pasar Tradisional Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Dalam lomba ini, 20 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya serta lima bank turut berkompetisi.
Hasilnya, sejumlah pasar dan bank berhasil menyabet predikat terbaik.
Pemenang Aspek Pasar:
1. Digital Terbaik Tipe A: Pasar Mayestik (Bank Jakarta)
2. Digital Terbaik Tipe B: Pasar Koja Baru (Bank Jakarta)
3. Digital Terbaik Tipe C: Pasar Lenteng Agung (BRI).
Pemenang Aspek Perbankan:
1. Program Literasi Terbaik & Teraktif 1: Bank Mandiri
2. Program Literasi Terbaik dan Teraktif 2: Bank Jakarta
3. Akses Keuangan Termasif 1: Bank Mandiri
Akses Keuangan Termasif 2: BRI
1. Digitalisasi Keuangan Terbaik 1: BNI
2. Digitalisasi Keuangan Terbaik 2: BCA
Baca Juga: Jokowi Tekankan Pentingnya Revitalisasi Pasar Tradisional Genjot Ekonomi Lokal
Lewat ajang ini, tercatat peningkatan penggunaan QRIS, mesin EDC hingga pemanfaatan platform e-commerce oleh para pedagang dan pembeli.
Pasar tradisional kian siap menghadapi era digital sekaligus menjaga posisinya sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat.
"Apresiasi ini adalah penghormatan bagi seluruh peserta yang membuktikan pasar tradisional bisa bertransformasi," tutup Agus.
Baca Juga: BTN Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








