Polres Jakpus Turun Tangan Tindaklanjuti Pasar Malam di Taman HKSN

AKURAT.CO Penyelenggaraan Festival Pasar Malam di Taman Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), Senen, Jakarta Pusat, diduga berlangsung tanpa mengantongi izin dari instansi terkait, baik Pemerintah Kota Jakarta Pusat maupun kepolisian.
Festival yang beroperasi di dalam area taman tersebut menyajikan beragam wahana khas pasar malam, mulai dari komedi putar, bianglala, komedi ombak, hingga berbagai permainan lempar.
Kehadiran festival ini menarik antusiasme warga karena Taman HKSN jarang dijadikan lokasi pasar malam.
Namun, kegiatan yang melibatkan keramaian tersebut dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban, sementara penyelenggara diduga belum memenuhi prosedur perizinan yang diwajibkan.
Staf Satuan Intel Polres Metro Jakarta Pusat yang menangani perizinan keramaian, Aiptu Herman, membenarkan bahwa pihak penyelenggara sempat mengajukan permohonan izin.
Namun, pengurusan tersebut tidak dilanjutkan karena berkas dinyatakan belum lengkap.
Baca Juga: Desain iPhone 18 Diprediksi Masih Serupa, Perubahan Utama Ada di Dynamic Island
“Pihak penyelenggara datang pada hari Kamis untuk mengurus izin. Karena ada persyaratan yang belum lengkap, kami minta agar dilengkapi dan datang kembali. Sampai sekarang belum ada kelanjutan,” ujar Herman.
Hal serupa disampaikan Perwira Unit Intel Polsek Senen, Iptu Eko Hidayat.
Ia menegaskan bahwa Festival Pasar Malam tersebut belum mengantongi izin resmi.
“Kelengkapan yang dimaksud antara lain izin dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat, termasuk rekomendasi dari Suku Dinas Olahraga, Suku Dinas Sosial, dan Suku Dinas Pertamanan. Sampai saat ini izin tersebut belum ada,” kata Eko saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







