Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

AKURAT.CO Polres Metro Jakarta Pusat tengah menyelidiki kasus dugaan penyiraman air keras terhadap seorang pria berinisial AY (27) di kawasan Salemba, Senen, Jakarta Pusat.
Korban diketahui merupakan Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
Korban telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah mengalami luka di sejumlah bagian tubuh.
“Kami membenarkan adanya peristiwa dugaan penyiraman cairan berbahaya terhadap seorang korban di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Saat ini korban telah mendapatkan penanganan medis di RSCM, dan kepolisian sedang melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut,” kata Budi dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Peristiwa itu bermula ketika korban tengah mengendarai sepeda motor di lokasi kejadian. Tiba-tiba, korban diduga disiram cairan oleh orang tak dikenal dari arah depan hingga terjatuh.
Setelah kejadian, korban sempat meminta bantuan rekannya berinisial RFA (30) untuk membawanya ke rumah sakit.
Korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM guna mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga: PDIP Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta mata kanan. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif.
Budi menegaskan bahwa Polda Metro Jaya akan menangani kasus ini secara serius dan profesional. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada pihak berwajib.
“Kami mengutamakan keselamatan korban serta akan menindaklanjuti setiap informasi dan alat bukti yang ada. Kami juga mengimbau masyarakat yang mengetahui peristiwa ini atau memiliki informasi terkait agar segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









