Akurat Logo

Jakarta Gandeng Jeju, Pramono Genjot Kerja Sama Global dari Pariwisata hingga Energi Hijau

Okto Rizki Alpino | 26 April 2026, 23:15 WIB
Jakarta Gandeng Jeju, Pramono Genjot Kerja Sama Global dari Pariwisata hingga Energi Hijau
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jeju Oh Young-hun melakukan penandatanganan kerja sama sister city di KBRI Seoul, Korea Selatan, Sabtu (25/4/2026). (Dok. Diskominfotik Pemprov Jakarta)

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta resmi menjalin kerja sama sister city dengan Provinsi Otonomi Khusus Jeju, Korea Selatan.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pramono Anung dan Oh Young-hun di KBRI Seoul.

Pramono mengatakan, kerja sama tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari pariwisata, energi terbarukan, ekonomi, hingga pertanian dan perikanan.

Ia menilai kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi Jakarta di kancah global.

“Jeju merupakan mitra strategis, terutama dalam pengembangan pariwisata dan energi berkelanjutan. Kami ingin kerja sama ini memberikan dampak konkret bagi masyarakat di kedua wilayah,” ujar Pramono dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).

Ia menambahkan, kemitraan ini juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing Jakarta agar mampu masuk dalam jajaran 50 kota global pada 2030.

Baca Juga: Drama 5 Partai! Indonesia Tumbangkan Thailand 3-2, Ubed Jadi Pahlawan di Piala Thomas 2026

Pemprov Jakarta berkomitmen membangun kota yang lebih terhubung, inklusif, dan berkelanjutan.

Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Cecep Herawan.

Sebelumnya, Pemprov Jakarta juga menjajaki kerja sama pengembangan transit-oriented development (TOD) modern bersama Shenzhen Metro Group.

Langkah ini diambil untuk memperkuat sistem transportasi perkotaan di ibu kota.

Dalam kunjungan kerja ke Guangdong, Pramono menegaskan pentingnya Jakarta memiliki pembanding dari kota-kota dunia dengan sistem transportasi massal yang efisien.

“Kami ingin memiliki perbandingan efektivitas MRT di berbagai kota dunia. Shenzhen menjadi rujukan karena efisiensi pelayanan dan operasionalnya,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.