Perkuat Transportasi Ramah Perempuan dan Anak, Pramono Anung: Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di ASEAN

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sistem transportasi publik sekaligus meningkatkan perlindungan bagi perempuan dan anak. Sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta kota global yang aman dan nyaman.
Menurut Gubernur Jakarta, Pramono Anung, berbagai indikator menunjukkan peningkatan daya saing Jakarta di tingkat internasional.
Saat ini Jakarta berada di peringkat ke-71 dari 156 kota dunia. Menjadi kota teraman kedua di kawasan ASEAN setelah Singapura, serta memiliki sistem transportasi yang menempati peringkat ke-17 dunia.
"Jakarta sekarang ini menjadi kota nomor 71 dari 156 kota dunia. Dan Jakarta menjadi kota teraman nomor dua di ASEAN setelah Singapura. Jakarta sekarang ini transportasinya sudah menjadi nomor 17 di dunia," kata Pramono, usai penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang program percontohan penyelenggaraan pelayanan terpadu bagi perempuan dan anak, di Gedung Grha Ali Sadikin, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Ia juga mengundang para pejabat pemerintah pusat yang belum pernah menggunakan layanan transportasi umum Jakarta untuk merasakan langsung kualitas layanan Transjakarta maupun Transjabodetabek.
Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Jadi Hadiah HUT Jakarta dan HUT RI
"Kami ingin mengundang bapak ibu sekalian yang belum pernah naik Transjakarta, Transjabodetabek, harus dicoba dan tidak kalah dengan negara-negara besar di mana pun," ujarnya.
Menurut Pramono, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik. Termasuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi perempuan dan anak.
Saat ini, lanjutnya, konektivitas transportasi publik di Jakarta telah mencapai 93 persen. Namun, tingkat pemanfaatan transportasi umum secara rutin oleh masyarakat masih sekitar 28 persen sehingga pemerintah menargetkan angka tersebut meningkat hingga melampaui 30 persen.
"Kalau itu bisa dilakukan, maka Jakarta betul-betul menjadi kota dengan transportasi yang lebih baik," kata Pramono.
Penandatanganan SKB turut dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas; Menteri Sosial, Saifullah Yusuf; Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin; Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid; Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan; serta jajaran pemerintah pusat dan daerah.
Baca Juga: 679 Warga Kebon Kosong Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran, Pemprov Jakarta Siapkan Bantuan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum




