Akurat Logo

Polisi Selidiki Pengendara Mobil Arogan di Pesing Jakbar, Terobos Water Barrier hingga Hina Petugas

Okto Rizki Alpino | 7 Juli 2026, 12:02 WIB
Polisi Selidiki Pengendara Mobil Arogan di Pesing Jakbar, Terobos Water Barrier hingga Hina Petugas
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin. (ANTARA/Ilham Kausar)

AKURAT.CO Polda Metro Jaya tengah menyelidiki identitas pengendara mobil berpelat ZZH yang diduga bersikap arogan, menghina anggota Polri, dan memicu keributan saat pengamanan lalu lintas di kawasan Pesing, Jakarta Barat.

Tak hanya itu, Polisi juga menelusuri kebenaran pengakuan pengemudi yang mengaku sebagai anggota dewan dalam insiden tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Komarudin, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan kini tengah mengumpulkan data untuk mengungkap identitas pengendara beserta kronologi lengkap peristiwa.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik? Ini 10 Cara Hemat BBM yang Wajib Dicoba Pengendara

"Terima kasih atas informasinya. Kami cek terlebih dahulu (nomor platnya)," kata Komarudin kepada wartawan, dikutip Selasa (7/7/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 17.45 WIB, bertepatan dengan jam sibuk sore hari. Saat itu personel gabungan TNI dan Polri tengah melakukan pengaturan arus lalu lintas di kawasan lampu merah Pesing, dengan menutup salah satu jalur menggunakan water barrier untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebuah mobil berpelat ZZH berhenti tepat di depan pembatas jalan. Pengemudi meminta petugas membuka akses tersebut agar dapat melintas. Namun, permintaan itu ditolak karena arus kendaraan telah dialihkan ke jalur lain sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas.

Diduga tidak menerima penjelasan petugas, pengendara tersebut kemudian menerobos water barrier dan melontarkan kata-kata bernada kasar kepada anggota kepolisian yang sedang bertugas mengatur lalu lintas.

Situasi sempat mereda setelah kendaraan meninggalkan lokasi. Namun beberapa menit kemudian, pengemudi kembali dengan memutar arah dan mendatangi titik pengamanan lain yang dijaga personel TNI dan Polri.

Di lokasi tersebut, pria itu disebut meminta agar anggota polisi yang sebelumnya terlibat adu mulut dengannya dipanggil. Dia juga mengaku sebagai anggota dewan, sembari melontarkan ucapan yang dinilai merendahkan petugas.

Baca Juga: 10 Pelanggaran yang Paling Diincar di Operasi Patuh 2026, Pengendara Wajib Tahu!

Meski mendapat provokasi, anggota kepolisian tetap berupaya menjalankan tugas mengatur arus lalu lintas. Petugas juga meminta pengendara memindahkan kendaraannya yang sempat menghambat laju bus dan mengganggu kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi.

Adu mulut kembali terjadi ketika pengendara mendatangi petugas di titik pengamanan lain. Melihat situasi yang semakin memanas, personel patroli meminta bantuan anggota TNI untuk mendampingi proses mediasi.

Petugas TNI kemudian berupaya menenangkan pengendara dan mengajaknya menjauh dari kerumunan guna mencegah keributan meluas serta menghindari gangguan terhadap pengguna jalan yang melintas.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.