Akurat
Pemprov Sumsel

Karyawan Alfamart Terancam UU ITE Usai Pergoki Wanita Curi Cokelat, Said: Nasib Orang Miskin

| 15 Agustus 2022, 13:00 WIB
Karyawan Alfamart Terancam UU ITE Usai Pergoki Wanita Curi Cokelat, Said: Nasib Orang Miskin

AKURAT.CO, Baru-baru ini heboh pegawai Alfamart yang diancam dengan UU ITE lantaran memviralkan peristiwa saat memergoki seorang konsumen wanita pemilik mobil mercy yang mencuri cokelat. Berdasarkan video pada akun Twitter  NamaKu_Mei @Mei2Namaku yang diunggah pada Minggu (14/8/2022). Pegawai Alfamart itu pun dipaksa untuk meminta maaf kepada wanita pemilik mobil mercy yang diketahui bernama Mariana karena videonya dinilai telah merugikan.   

" Saya karyawan Alfamart ingin mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial. Sudah ada kesalahpahaman di antara kita berdua dan telah merugikan ibu Mariana dan saya memohon maaf kepada ibu Mariana atas video yang tersebar kemarin," ujar pegawai tersebut.

Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu turut merespons kabar tersebut. Said Didu menyebut UU ITE betul- betul jadi momok untuk menegakkan kebenaran. Terlebih merekam pencuripun dianggap salah dan melanggar UU ITE.

Said Didu pun seakan mempertanyakan sikap Alfamart dalam membantu pegawainya dalam menanggapi kasus ancaman UU ITE ini.

" Penjelasan yang bahkan bikin kabur karena baru akan melakukan penelitian internal padahal karyawannya sudah jelas dipersekusi karena melakukan tugasnya. Beginikan nasib orang miskin hadapi orang kaya?, " tanyanya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya viral sebuah video yang menunjukkan pegawai Alfamart sedang merekam seorang wanita berkacamata di dalam mobil berwarna putih. Narasi dalam video itu menyebutkan bahwa mobil tersebut berjenis Mercedes-Benz atau disebut juga Mercy.

Pada video tersebut pegawai Alfamart meminta wanita itu untuk membayar sejumlah cokelat yang diambil, konsumen itu pun berjalan kembali ke kasir sembari membawa coklat yang sempat diambilnya. Video ini banyak beredar di media sosial, salah satunya pada akun Twitter  NamaKu_Mei @Mei2Namaku yang diunggah pada Minggu (14/8/2022).

Kemudian masih pada akun yang sama, diunggah pula video permintaan maaf pegawai Alfamart yang memviralkan aksi pencurian tersebut. Pegawai Alfamart itu meminta maaf kepada wanita tersebut yang diketahui bernama Mariana karena videonya dinilai telah merugikan.  

" Saya karyawan Alfamart ingin mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial. Sudah ada kesalahpahaman di antara kita berdua dan telah merugikan ibu Mariana dan saya memohon maaf kepada ibu Mariana atas video yang tersebar kemarin," ujar pegawai tersebut.

Alfamart pun buka suara soal karyawannya yang memergoki seorang konsumen wanita pemilik mobil mercy yang mencuri cokelat. Melalui media sosial twitternya yang dipantau Akurat.co, Senin (15/8/2022), Alfamart membenarkan bahwa salah satu pegawainya diancam dengan UU ITE karena memviralkan peristiwa saat ibu-ibu itu tertangkap tangan tidak membayar beberapa batang cokelat.

“ Menanggapi berita terkait dengan pemberitaan viral karyawan Alfamart, berikut tanggapan secara resmi dari managemen Alfamart yang diharapkan dapat memberikan kepastian informasi bagi masyarakat luas,” tulis Alfamart dalam keterangannya.

Pihak Manajemen Alfamart menjelaskan, ancaman dilakukan oleh seorang konsumen bersama pengacaranya yang terjadi di Alfamart Sampora di Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan pada Sabtu (13/8/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.

Pihak Alfamart menyatakan, pegawainya telah menyaksikan kejadian di mana konsumen tersebut mengambil barang tanpa membayar. Setelah tertangkap basah dan dimintai pertanggungjawaban, barulah konsumen membayar produk cokelat yang diambilnya.

Hasil investigasi bahkan menemukan bahwa konsumen tersebut tak hanya mengambil cokelat, melainkan juga produk lainnya. Alfamart pun menyayangkan tindakan sepihak konsumen yang membawa pengacara hingga membuat karyawannya tertekan.

Saat ini Alfamart sedang melakukan investigasi lebih lanjut, serta memastikan akan memberikan perlindungan kerja penuh kepada karyawannya.

"Alfamart sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut dan apabila diperlukan Alfamart akan mengambil langkah hukum selanjutnya," tulis Manajemen Alfamart.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.