Akurat Logo

Kisah Sukses PT Balaraja Kencana Mas Ciptakan Talang Air Berbahan Baja Ringan

Muhammad Riham Sulton Edy | 26 November 2022, 21:30 WIB
Kisah Sukses PT Balaraja Kencana Mas Ciptakan Talang Air Berbahan Baja Ringan

AKURAT.CO Pepatah mengatakan bahwa kegigihan, konsistensi, inovasi dan pintar memanfaatkan peluang merupakan kunci sukses bagi pelaku UMKM dalam menjalankan bisnisnya.

PT Balaraja Kencana Mas yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur, sebagai pencetus talang air berbahan galvalum atau baja ringan membuktikan pepatah tersebut.

Richard selaku pemilik PT Balaraja Kencana Mas menceritakan bahwa perjalanan bisnisnya tidaklah mudah. Dengan penuh perjuangan dirinya memegang teguh konsistensi dan menjaga kepercayaan konsumen dalam menjalankan usaha.

"Berawal di tahun 2012 saya memulai usaha sebagai distributor dari pipa PVC. Perjalanan tersebut tidaklah mudah. Dengan penuh perjuangan dan bisnis yang tidak selalu untung, saya berpegang teguh pada konsistensi dan menjaga kepercayaan pelanggan dalam menjalankan usaha," jelas Richard dalam keterangan resmi Kementerian Koperasi dan UKM, Sabtu (26/11/2022).

Seiring dengan berjalanya waktu, Richard melihat peluang baru dengan hadirnya bahan baku berjenis galvalum/baja ringan. Menurut dia, selain lebih tahan terhadap hama, galvalum lebih mudah untuk dipasang. Selain itu galvalum saat itu merupakan barang baru di Indonesia, oleh sebab itu dirinya merasa beruntung sebab galvalum memiliki peluang yang bagus untuk dipasarkan di Jatim.

Richard bercerita pola konvensional rangka konstruksi berbahan dasar bambu mulai ditinggalkan karena diperlukan kemampuan khusus untuk membangunnya, sedangkan galvalum lebih mudah dipasang seperti puzzle.

Dia juga memanfaatkan galvalum untuk berkreasi membuat talang air berbentuk kotak yang sudah didaftarkan hak patennya.

"Karena saya bermula dari pipa PVC, saya memahami akan kebutuhan konsumen untuk talang air, jadi pelan-pelan saya ingin menciptakan pengganti PVC. Saya sering dengar dari konsumen, talang air berbahan PVC cepat rusak, ini yang membuat saya ingin memberikan satu solusi untuk talang air," Richard memaparkan.

Kegigihan Richard dalam berbisnis sejalan dengan kepeduliannya terhadap keberlangsunan ekonomi masyarakat sekitar. Richard saat ini telah memiliki 150 karyawan yang tinggal di sekitar tempat usahanya dan juga memiliki tiga pemasok bahan baku galvalum lokal.

Bekerja sama dengan Bizhare yang merupakan partner pembiayaan dan investasi Kementerian Koperasi dan UKM, pilot project Toko Aneka Truss berdiri mendapatkan suntikan modal usaha sebesar Rp1,8 miliar. 

Harapan Richard, pilot project Toko Aneka Truss dapat menjadi role model, yang dapat direplikasikan di daerah lain. Dengan menggandeng masyarakat sekitar untuk menjadi rekan usaha dalam menjalankan bisnis usaha toko bahan bangunannya.

"Jadi, kami sudah memikirkan untuk ke depan bahwa siapa tahu ada teman-teman atau rekan-rekan yang ingin mempunyai usaha tapi hanya punya lahan, kita nanti akan sambungkan dengan investor seperti Bizhare. Supaya kolaborasi masyarakat sekitar dengan memiliki lahan bisa bergabung dengan investor yang mempunyai modal seperti Bizhare," jelasnya.

Richard pun berharap pemerintah melalui Kemenkop UKM dapat menggandeng berbagai pihak yang memiliki prinsip seperti Bizhare untuk memudahkan pelaku usaha lainnya untuk mendapatkan bantuan modal.

"Jadi kalau ada banyak yang seperti Bizhare ini, masyarakat yang memiliki ide bagus tapi tidak punya modal usaha, banyak yang bisa terbantu," katanya.

Lebih jauh, Richard juga mengingatkan pentingnya pelaku usaha untuk taat membayar pajak. Menurut dia, dengan membayar pajak merupakan bentuk kredibilitas dan profesionalitas pelaku usaha.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.