Dukung Hilirisasi, Wamendag: RI Punya Hak Kelola Komoditasnya

AKURAT.CO Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengungkap bahwa Indonesia memiliki hak untuk mengolah dan memperdagangkan komoditasnya dalam kancah perdagangan internasional.
"Saya pikir apa yang sudah dilakukan selama ini oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo dan juga Wakil Presiden RI Bapak Ma'ruf Amin sudah sangat tepat dan sangat baik, dan tentunya temanya adalah kita harus fight ketika kita memiliki posisi untuk bersuara di dunia internasional khususnya terkait dengan komoditas. Kita punya hak untuk mengolah komoditas kita dan kita punya hak untuk mengirim kepada siapa dan kemana pun," ujar Jerry di Tangerang, Banten, Sabtu (12/10/2024).
Dia meyakini bahwa selama ini Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin sudah terbukti dalam menyuarakan hak Indonesia dalam mengolah dan memperdagangkan komoditasnya di perdagangan global.
Baca Juga: Bappenas Luncurkan Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045
"Saya yakin selama ini sudah terbukti, contoh misalnya soal crude palm oil (CPO) , saya kebetulan ketua delegasi tahun 2020 waktu kita menuntut Uni Eropa soal kelapa sawit kita yang tidak boleh masuk. Lalu pada tahun 2020 kita juga ada sempat dituntut oleh Uni Eropa soal nikel, karena kita juga merasa kita punya hak untuk mengolah nikel kita dengan tidak mengirim bahan mentah, tetapi harus mengolah sesuai dengan amanat Bapak Presiden RI yakni harus ada hilirisasi. Itu adalah hak kita," katanya.
Jerry percaya bahwa pemerintahan mendatang akan memiliki pandangan yang sama terkait hak Indonesia dalam mengolah dan memperdagangkan komoditasnya di perdagangan global.
"Semua ini saya yakin dengan Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Mas Gibran Rakabuming Raka nanti yang akan dilantik sebentar lagi juga memiliki pandangan yang sama. Apalagi memang temanya adalah keberlanjutan dari pemerintah yang sekarang," katanya.
Dia juga meyakini bahwa hal ini ke depannya juga pasti akan dibawa dan juga menjadi prioritas untuk Indonesia sebagai negara besar memiliki suara dan rencana yang strategis, serta memiliki kemampuan untuk bisa men-deliver kepada setiap pihak.
"Message-nya adalah kita punya kesetaraan, kita punya kemampuan dan kita punya tentunya presence yang sangat signifikan dalam perdagangan global," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








