Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Urbanisasi dan Motor Ekonomi Desa

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menyatakan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) mampu menjadi solusi strategis dalam mengatasi persoalan urbanisasi dan memperkuat ekonomi desa.
Mengutip semangat Bung Hatta yang menyebut koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional, Bima menyebut program ini sebagai wujud nyata dari gagasan tersebut.
“Hari ini adalah momen bersejarah karena Presiden Prabowo memanifestasikan pemikiran itu lewat pembentukan Kopdes Merah Putih,” ujar Bima dalam keterangannya, Rabu (16/4/2025).
Tiga Skema Pengembangan
Bima menjelaskan, ada tiga model pengembangan Kopdes:
Baca Juga: UU Minerba Baru: Angin Segar untuk UMKM dan Koperasi di Sektor Tambang
1. Pendirian dari nol bagi desa yang belum memiliki lahan maupun kelembagaan koperasi.
2. Pengembangan koperasi eksisting yang telah berjalan.
3. Revitalisasi koperasi mati suri agar kembali aktif.
Unit usaha yang bisa dijalankan pun beragam, mulai dari pengadaan sembako, simpan pinjam, klinik dan apotek desa, hingga fasilitas cold storage, lumbung pangan, dan logistik desa.
“Model pengembangannya bisa disesuaikan dengan karakteristik tiap daerah,” jelas Bima.
Bima menambahkan, Kemendagri telah menyiapkan empat langkah konkret untuk mendukung terbentuknya 80.000 Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia:
- Mendorong kepala daerah untuk memfasilitasi pembentukan koperasi desa.
- Memberikan pendampingan pada daerah selama proses pembentukan.
- Memastikan program Kopdes masuk dalam dokumen perencanaan daerah dan APBD.
- Melakukan sosialisasi, pemantauan, evaluasi, pembinaan, dan pengawasan kebijakan secara menyeluruh.
“Program ini bukan sekadar membentuk koperasi, tapi membangun sistem ekonomi desa yang berkelanjutan dan berdaulat,” tegasnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Lantik Gubernur Papua Pegunungan dan Bangka Belitung Hari Ini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








