EPS Saham: Mengukur Profitabilitas dan Menilai Kinerja Perusahaan
Eko Krisyanto | 22 September 2025, 09:30 WIB

AKURAT.CO EPS (Earnings per Share) atau Laba per Saham merupakan salah satu indikator penting dalam dunia investasi.
Metrik ini menunjukkan besarnya laba bersih perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar, sehingga memberikan gambaran jelas tentang profitabilitas perusahaan.
Investor sering menggunakan EPS untuk membandingkan kinerja perusahaan sejenis maupun menilai saham secara individual.
Fungsi EPS Saham
1. Mengukur Profitabilitas:
EPS memberikan informasi langsung tentang seberapa menguntungkan suatu perusahaan. Semakin tinggi EPS, semakin besar laba yang dihasilkan per lembar saham, yang mencerminkan efisiensi dan keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan.
2. Perbandingan Kinerja:
Investor dapat membandingkan EPS suatu perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama. Selain itu, EPS juga dapat digunakan untuk menganalisis kinerja historis perusahaan dari waktu ke waktu, sehingga menjadi alat evaluasi yang penting.
3. Penentuan Penilaian Saham:
EPS menjadi komponen utama dalam rasio P/E (Price-to-Earnings ratio). Rasio ini membantu investor menilai apakah suatu saham dinilai terlalu mahal atau terlalu murah dibandingkan dengan laba yang dihasilkan.
Dengan demikian, EPS berperan dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih tepat dan terinformasi.
Dinda NS (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






