Akurat
Pemprov Sumsel

M Subchi Azal Tsani, Sosok Di Balik Kesuksesan Pesantren Dan Masjid HSHF

Citra Puspitaningrum | 15 Oktober 2023, 21:52 WIB
M Subchi Azal Tsani, Sosok Di Balik Kesuksesan Pesantren Dan Masjid HSHF

AKURAT.CO Pesantren Hayya 'Alash Sholah dan Masjid Hayya 'Alal Falah yang dikenal sebagai HSHF sukses diresmikan hari ini, Minggu (15/10/2023).

Pesantren dan masjid di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang dibangun sejak 2019 ini menelan anggaran hingga Rp8 miliar.

Ketua Panitia Peresmian Pesantren dan Masjid HSHF, Haryo Sumantri, mengatakan, kesuksesan pembangunan pesantren dan masjid HSHF tidak terlepas dari ketulusan pimpinan OPSHID, M. Subchi Azal Tsani.

"Pembangunan pesantren dan masjid ini hadir dengan semangat gotong royong dan cinta kepada tanah air. Semua ini terwujud tanpa adanya proposal, tetapi dengan dedikasi dan ikhlas pimpinan OPSHID yang dipersembahkan untuk bangsa dan NKRI," ujarnya dalam keterangan resmi.

Baca Juga: Cak Imin Dorong Pemerintah Bentuk Tim Khusus Pemulihan Izin Ponpes Shiddiqiyyah Jombang

Menurut Haryo, pesantren dan masjid HSHF itu dibangun dalam kurun 4 tahun yang secara tulus dipersembahkan masyarakat Shiddiqiyyah untuk bangsa Indonesia.

Dia memastikan, anggaran sebesar Rp8 miliar yang dihabiskan untuk pembangunan pesantren dan masjid HSHF itu berasal sebagian besar dari pimpinan OPSHID FKYME, M Subchi Azal Tsani

"Kemandirian dan semangat ini telah mengakar kuat di kalangan masyarakat Shiddiqiyyah. Namun, tak lepas dari atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan peran penting dari pimpinan Wali Talqin Shiddiqiyyah dan pimpinan OPSHID FKYME, Bapak M Subchi Azal Tsani yang tak hanya berperan dalam perencanaan dan percepatan pembangunan, tetapi juga memberikan kontribusi finansial yang sangat besar," jelas Haryo.

Baca Juga: Soal Kekerasan Seksual di Shiddiqiyyah, Kemenag Diminta Periksa Ajaran Sesat Metafakta

Sekretariat DPP OPSHID, Mulyono, menambahkan, keberhasilan pembangunan pesantren dan masjid HSHF mencerminkan ketulusan pimpinan OPSHID, M Subchi Azal Tsani ketika sang guru Al Mukarrom Kyai Moch. Mukthar Mu’thi, menyatakan keinginan agar masjid segera diresmikan.

"Saat itu, serentak merespons, meskipun bangunan masjid belum mencapai tahap finishing yang mahal dan rumit. Keseluruhan cerita ini adalah bukti nyata semangat dan kerja keras untuk menciptakan sesuatu yang indah dan bernilai, sesuai dengan filosofi Shiddiqiyyah," paparnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.