Mangkir RDP, DPR Sentil Tata Kelola Kelembagaan KPU

AKURAT.CO - Komisi II DPR RI mengkritik tata kelola kelembagaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI lantaran semua anggotanya mangkir dari rapat dengar pendapat (RDP).
RDP Komisi II DPR RI dengan KPU RI Sedianya dijadwalkan digelar hari ini, Senin (20/11/2023).
Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli menyampaikan RDP adalah agenda prioritas karena menyangkut dengan penyelenggaraan pemilu. Oleh karena itu, setiap RDP yang sudah dijadwalkan merupakan agenda penting yang tidak boleh ditinggalkan.
"Selalu kami agendakan menjadi aganda prioritas, termasuk hari ini. Cuma kami sangat menyayangkan KPU-nya enggak ada yang hadir," kata Doli di ruang rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/11/2023).
Baca Juga: Ketua Komisi II Geram Gegara KPU Tak Hadiri Rapat
Politisi Golkar itu heran dengan tindakan semua komisioner KPU RI yang ternyata setelah dicari tahu sedang berada di luar negeri. Menurut Doli, seharusnya KPU menyisakan satu anggotanya untuk mengurus keperluan di dalam negeri.
"Kita cek ternyata pada di luar negeri semua, alasannya masih bimtek sampaik sekjen-nya juga pergi semua. Ini saya kira juga tadi saya sampaikan hari jadi perhatian DKPP. Tata kelola kelembagaannya seperti apa? Engga ada satu orangpun yang bertanggung jawab di Indonesia," pungkasnya.
RDP kali sejatinya terdapat dua agenda yang menyangkut KPU dan Bawaslu. KPU ingin konsultasi penyesuaian Peraturan KPU berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 28/P/KUM/2023.
Sedangkan, Bawaslu ingin konsultasi perihal permohonan konsultasi rancangan Peraturan Bawaslu. Beleid itu tentang pengawasan pemungutan dan penghitungan suara dalam pemilihan umum.
"Nah biasanya, pada saat kita membahas atau adanya permohonan konsultasi, rancangan peraturan baik itu KPU maupun Bawaslu, semuanya lengkap hadir," ucap Doli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







