Tak Hadiri Sidang Bawaslu, Komitmen KPU Gelar Pemilu 2024 Dipertanyakan

AKURAT.CO Komitmen KPU menggelar Pemilu 2024 dipertanyakan, setelah tidak menghadiri sidang Bawaslu. Sidang tersebut digelar menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran administrasi dari Koalisi Masyarakat Peduli Keterwakilan Perempuan.
Perwakilan Koalisi Masyarakat Peduli Keterwakilan Perempuan yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Netgrit, Hadar Nafis Gumay mengatakan, seharusnya KPU menyempatkan hadir untuk mengetahui pokok bahasan yang disampaikan Koalisi Masyarakat Peduli Keterwakilan Perempuan.
"Ketidakhadiran ini tentu akan memperpanjang proses persidangan laporan dugaan pelanggaran administratif ini," kata Hadar kepada wartawan di kantor Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (21/11/2023).
Baca Juga: Ketidakhadiran KPU Dalam Rapat DPR Berpotensi Lecehkan Lembaga Legislatif
Menurutnya, ketidakhadiran KPU dalam sidang perdana sama dengan tidak menghargai proses penegakan hukum pemilu. Jika itu terus dilakukan dipastikan bakal mengganggu tahapan pemilu selanjutnya.
"Dan ini akan berdampak terhadap pembenahan dari kesiapan pemilu lebih lanjutnya, misalnya isu logistik," kata Hadar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








