AKURAT.CO Laksamana Yudo Margono pamit dari kesatuan setelah Presiden Jokowi melantik Jenderal Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI. Yudo memekikkan kata merdeka dengan lantang undur diri dari kesatuan.
Yudo mengaku ingin menikmati masa pensiun terlebih dulu, dan tidak memiliki agenda lain selepas purna tugas. "Merdeka," kata Yudo ketika disinggung perasaannya mengakhiri masa jabatan sebagai prajurit, di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (22/11/2023).
Eks KSAL menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh personel, Presiden Jokowi, dan seluruh masyarakat yang telah memberi kepercayaan memimpin TNI.
Baca Juga: Panglima TNI Ancam Kerangkeng Prajurit Tak Netral
"Saya mohon pamit dan tetntunya saya juga menitipkan supaya TNI tetap profesional, modern, dan tangguh dalam menjaga kedaulutan Republik Indonesia yang kita cintai bersama ini," kata Yudo.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf karena menyadari memiliki kekurangan dan kelemahan selama memimpin TNI. Ke mana Yudo bakal mengabdi dengan status purnawirawan, dirinya mengaku ingin bertani.
"Saya kira terkait pensiun, saya tetap teguh pada tujuan itu," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









